nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dinilai Berbahaya dan Langgar UU, PT KAI Larang Kegiatan Jakarta Mystical Tour

Viola Triamanda, Jurnalis · Senin 04 November 2019 18:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 04 406 2125627 dinilai-berbahaya-dan-langgar-uu-pt-kai-larang-kegiatan-jakarta-mystical-tour-4FyM5frck0.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Baru-baru ini warga Jakarta dihebohkan dengan wisata kegiatan horor yang diadakan oleh Biang Overlander. Agenda berkunjung ke lokasi horror di sekitar Jakarta ini diadakan dalam 3 gelombang, yang pertama pada tanggal 18 Oktober 2019 serta gelombang kedua dan ketiga pada 1 dan 15 November 2019.

Namun kegiatan Jakarta Mystical Tour yang dilaksanakan pada hari Jumat (1/11/2019) lalu di saat peserta mengunjungi lintasan rel kereta tempat tragedi Bintaro 1987 terjadi, terbilang gagal. Hal tersebut karena adanya kesalahan dari panitia yang menyebabkan para rombongan wisatawan hampir ditabrak oleh kereta yang masih beroperasi.

Saat itu rombongan sedang berkumpul di rel kereta sekitar pukul 23.50. Panitia yang lupa memastikan jadwal kereta, membuat rombongan tur panik ketika kereta rel listrik jurusan Tanah Abang - Serpong masih beroperasi dan melintas.

 Poster

Hal ini membuat para rombongan berhamburan untuk segera menyelamatkan diri, namun diantara mereka ada yang mengalami luka-luka dan beberapa di bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Menanggapi hal ini, PT KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa sebelumnya tidak ada koordinasi pemberitahuan dari pihak penyelenggara kepada pihak PT KAI Daop 1 Jakarta untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Perlu diketahui, area jalur rel Tragedi Bintaro 1987 yang digunakan sebagai lokasi kegiatan merupakan jalur aktif dengan lalu lintas kereta yang cukup padat, sesuai Undang-Undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Jalur Kereta Api adalah jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rel yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kereta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukkan bagi lalu lintas kereta api," demikian bunyi keterangan pers dari pihak PT KAI Daop 1 Jakarta yang diterima Okezone, Senin (4/11/2019).

Larangan tersebut jelas dinyatakan dalam pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perekeretaapian. Dalam ayat (1) pasal tersebut menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Tidak hanya itu, hal senada juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 Pasal 53 ayat (1), yang berbunyi: “Setiap orang dilarang memasuki atau berada di ruang manfaat jalur kereta api kecuali petugas di bidang perkeretaapian yang mempunyai surat tugas dari penyelenggara prasarana perkeretaapian.”

Menurut PT KAI Daop 1 Jakarta, kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam agenda wisata horror “Jakarta Mystical Tour” sudah melanggar ketentuan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang berlaku.

Hal ini disebut dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api serta mengancam nyawa orang yang berada di sekitarnya. PT KAI Daop 1 Jakarta melarang pihak penyelenggara untuk melakukan agenda wisata horror dengan memasukkan area jalur kereta api sebagai lokasi kedepannya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakuakan aktivitas di sekitar jalur rel. Mari sama-sama mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api, karena ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelas Eva Chairunisa, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta .

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini