nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasil Penelitian: Perokok Punya Wajah Lebih Jelek

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 04 November 2019 16:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 04 481 2125525 hasil-penelitian-perokok-punya-wajah-lebih-jelek-FRRokWG7JT.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SUDAH banyak paparan risiko mengenai bahaya mengisap rokok. Mulai dari kerusakan organ dalam tubuh hingga kematian. Tapi, rasanya 'ancaman' tersebut tak begitu digubris perokok.

Padahal, fakta mengisap rokok bisa membuat wajah Anda jelek mungkin jadi ancaman baru yang patut dipertimbangkan di era 'pencitraan' seperti sekarang.

Ya, sebuah penelitian menemukan fakta bahwa mengisap rokok bisa membuat wajah Anda jelek! Informasi ini bukan isapan jempol belaka dan sebaiknya mesti disikapi serius perokok.

Dilansir Okezone dari New York Post, laporan baru telah mengonfirmasi bahwa ada ilmu di balik istilah 'Smoker’s Face' yang diciptakan pada 1980-an. Konsep ini mengemuka kala itu dengan pandangan kebiasaan rokok bisa mengubah penampilan seseorang.

menurut laporan baru oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Perokok yang terlihat lebih tua dari usianya memiliki dua varian genetik yang tidak dimiliki oleh bukan perokok, menurut temuan yang dipublikasikan dalam PLOS Genetics.

Di sisi lain, penggunaan tembakau dalam film berkategori parental guidance-13 (PG-13) meningkat 120 persen antara 2010 dan 2018 dan melonjak 57 persen di semua film, menurut laporan baru oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Para ahli di US Surgeon General's Office sudah lama memperingatkan bahwa penggambaran tembakau di Hollywood sebagai norma sosial, dan membuat khalayak PG-13 berpikir lebih baik merokok. Di Indonesia sendiri, iklan rokok sudah mendapat batasan di mana hanya tayang di atas jam 10 malam.

Selain itu, penggunaan rokok elektrik dan vape perlahan-lahan mulai ditinggalkan, dan anak muda pun kembali beralih ke rokok tembakau untuk mendapatkan efek nikotin yang lebih nikmat. CDC juga menambahkan, penggunaan tembakau remaja telah meningkat sejak 2018 karena vaping semakin populer.

Lebih lanjut, menurut SmokeFree.gov, merokok dapat menyebabkan beberapa dampak yang tidak kurang baik dalam penampilan Anda. Dikatakan di sana, merokok menyebabkan gigi menguning, lebih banyak gigi berlubang, dan peningkatan risiko kehilangan gigi pada usia muda.

lebih banyak gigi berlubang, dan peningkatan risiko kehilangan gigi pada usia muda.

Kemudian, merokok juga membuat kulit Anda kering, pucat, dan lebih keriput karena kehilangan elastisitas yang disebabkan oleh asap. Tidak hanya itu, Anda juga dapat mengembangkan keriput di sekitar mulut Anda yang disebabkan oleh kerutan karena proses mengisap.

Tapi, kapan pastinya dampak tersebut bisa terlihat di wajah si perokok? Laman tersebut menjelaskan, itu tergantung pada saat Anda mulai merokok, gejala-gejala ini dapat terjadi pada awal usia 30-an jika Anda sudah dari muda merokok.

CDC pun mengingatkan bahwa mengonsumsi tembakau dengan merokok adalah penyebab utama di balik kematian. Penyakit fatal umum yang disebabkan oleh perokok aktif dan perokok pasif termasuk kanker paru-paru, penyakit jantung, dan penyakit paru obstruktif kronis.

So, jika ancaman kematian tidak mempan untuk menghentikan kebiasaan, mungkin fakta mengisap rokok bisa sebabkan wajah Anda jelek bisa jadi 'teror' baru yang lebih mengkhawatirkan!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini