nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebut Perang Dunia II Berdampak pada Kesehatan Mental Anak, Influencer Ini Dihujat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 04 November 2019 18:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 04 612 2125532 sebut-perang-dunia-ii-berdampak-pada-kesehatan-mental-anak-influencer-ini-dihujat-QAe2T0pc6R.jpg Ilustrasi (Foto: Smartparenting)

Mempelajari sejarah tentu sangat menyenangkan. Namun seorang influencer Instagram mendadak viral setelah mengatakan bahwa mempelajari Perang Dunia II berdampak buruk bagi kesehatan mental anak-anak.

Pria yang menggemparkan jagat maya itu bernama Freddie Bentley. Ia mengatakan kesehatan mental itu sangat penting namun mempelajari Perang Dunia II, konflik paling dahsyat sepanjang sejarah tersebut memiliki korelasi yang berdampak negatif.

Pria berusia 22 tahun tersebut muncul di reality show Channel 4 The Circle. Freddie berpendapat anak-anak mungkin mendapat manfaat lebih dengan belajar tentang tanggung jawab orang dewasa dan masalah keuangan seperti hipotek.

 Anak laki-laki

Argumen tersebut dikemukakan Freddie dalam segmen “Do Millenials need to know about WWII” dalam acara Uk’s Good Morning Britain. Topik tersebut menjadi agak mengejutkan setelah beberapa kontestan bahkan tidak tahu kapan konflik tersebut terjadi.

"Itu adalah situasi yang sulit, Perang Dunia Kedua, saya tidak ingin ada yang berpikir saya tidak sopan. Saya ingat mempelajarinya sebagai seorang anak yang berpikir 'Ya Tuhan, itu sangat intens. Saya pikir itu tidak perlu dilakukan untuk anak-anak muda," terang Freddie, melansir dari VT, Senin (4/11/2019).

Berdasarkan pengalamannya, Freddie pun mengaku bahwa pelajaran tersebut bisa mengganggu kesehatan mental para generasi muda. Pasalnya banyak sekali korban yang berjatuhan selama peperangan dan hal itu tidak bagus bagi kesehatan.

"Untuk kesehatan mental mereka diberitahu bahwa jumlah orang yang gugur akibat perang begitu banyak. Saya tidak berpikir membahas kematian atau memberi tahu orang-orang berapa banyak orang yang tewas dalam perang dunia akan menjadikannya lebih baik,” sambungnya.

Freddie melanjutkan bahwa saat ini masih banyak masalah yang menarik untuk dibahas selain Perang Dunia II. Hal itulah yang seharusnya diajarkan kepada para remaja untuk lebih mengetahui tentang masalah dalam kehidupan.

“Ada begitu banyak masalah yang terjadi di dunia, seperti Brexit, yang tidak diajarkan di sekolah. Ketika saya meninggalkan sekolah, kasus itu menyerang saya seperti satu ton batu bata. Saya tidak tahu apa-apa tentang kehidupan,” lanjutnya.

Mantan Kepala Inspektur OFSTED, Sir Michael Wilshaw, yang juga muncul di acara tersebut mengklaim bahwa Freddie "melebih-lebihkan" tentang argumennya. Meski demikian Freddie pun tak gentar dan menjelaskan maksudnya.

“Saya tidak berpikir melebih-lebihkan. Mengingat argumen yang berani, seharusnya tidak mengejutkan bahwa banyak pemirsa berbondong-bondong ke media sosial untuk memberikan komentar mereka,” tutup Freddie.

Alhasil reaksi Freddie tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari para netizen. Banyak netizen yang justru marah dan membully ucapan Freddie yang mengaitkan Perang Dunia II dengan kesehatan mental manusia.

“Siapa idiot di Good Morning Britain ini yang mengatakan bahwa kematian Perang Dunia II dapat menyebabkan kesehatan mental pada orang saat ini? Para prajurit itu memberikan hidup mereka untuk hari ini,” terang seorang netizen.

“Mengapa acara ini mengizinkan 'orang-orang muda' yang terlihat hampir tidak cukup umur untuk menjatuhkan orang-orang seperti ayah saya yang merupakan Royal Marine Commando di Perang Dunia II karena berbicara tentang perang mengganggu kesehatan mental mereka,” tutur netizen lainnya.

Sementara netizen ketiga menambahkan: "Orang ini (Freddie) membutuhkan tamparan dari orangtua yang baik. Tentu saja Anda perlu belajar tentang Perang Dunia II.”

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini