nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Kisah Layangan Putus, Suami Hilang Ternyata Lagi Honeymoon di Cappadocia Bersama Istri Baru

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 00:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 04 612 2125719 viral-kisah-layangan-putus-suami-hilang-ternyata-lagi-honeymoon-di-cappadocia-bersama-istri-baru-AQ1TdMMbgC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Layangan putus, kisah wanita korban poligami ini tengah viral dan menyita perhatian netizen Indonesia. Ia terpaksa bercerai dengan sang suami tercinta, setelah hidupnya terombang-ambing tanpa arah bagaikan layangan putus.

Kisah mengharukan tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Mommy ASF yang akhirnya menjadi viral. Ia menjelaskan secara gamblang kronologi dan duduk perkara hingga akhirnya sang suami pindah ke lain hati.

Ia juga membeberkan bahwa mantan suaminya itu merupakan sosok yang sangat religius, dan sukses membangun channel dakwah di YouTube. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan kisah layangan putus, berikut Okezone rangkumkan kronologinya, seperti dikutip dari akun Twitter @MillaKrnptr.  

Sulit dihubungi

Cerita bermula saat Mommy ASF mendapati suaminya tidak pulang ke rumah, meski pagi telah menjelang. Ia ingat betul kejadian tersebut berlangsung pada 12 Februari 2019 lalu.

“Selesai Subuh, aku mencari suami, ingin menggodanya. Semalam, ia tak masuk kamar melihatku atau sebenarnya dia sudah melakukan, saat aku tertidur lelap. Kubuka kamarnya, sepi!” kata Mommy ASF.

Sempat terbesit di pikirannya bahwa suaminya tengah menunaikan ibadah salat Subuh di mushalla. Namun ada rasa tidak percaya, mengingat kondisi kamarnya masih rapi. Tidak terlihat bekas kasur yang habis ditiduri.

 Catatan

Berawal dari kecurigaan itu, ia langsung mengambil ponsel dan menghubungi suaminya. Nada sambung terdengar, namun sayang Mommy ASF tidak mendapat jawaban. Ia berulang kali menghubungi sang suami meski hasilnya nihil.

“Kulihat jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi, langit sudah terang, enggak mungkin dia di mushola selama ini. Aku mulai jengkel, ku telepon supir kantor. Kucecar Selamet dengan pertanyaan,” sambungnya.

Paspor ikut hilang

Setelah menghubungi Selamet, kecurigaan Mommy ASF semakin menjadi-jadi. Sebab, si supir tidak tahu pasti keberadaan suaminya. Ia refleks memeriksa brankas mini yang terletak di lemari kamar suaminya. Paspor ternyata tidak ada di tempatnya.

Berbagai pikiran berkecamuk di kepala Mommy ASF. Ia sempat terduduk lesu sembari mencari petunjuk lain. Sejak anak kedua mereka lahir, sang suami memang lebih nyaman tidur di kamar tersebut, karena tidak terganggu suara tangis bayi.

“Kusdari kameranya tidak ada. Kemarin dia memang pamit akan pemotretan untuk liputan motor BMW, karena itu, koper cabinnya yang berisi kamera dibawa serta. Tak ada pikiran aneh, aku percaya semua kalimat suamiku. Tapi, kenapa dia pergi tidak jujur padaku! Kemana dia?” tulis Mommy ASF.

Hubungan sedang mesra-mesranya

Mommy ASF mengungkapkan bahwa hubungannya dengan sang suami sedang hangat-hangatnya. Mereka bahkan sempat bercumbu mesra sekali. Belakangan, suaminya juga sering menggodanya. Alhasil, Mommy ASF tertarik untuk mengoleksi lingerie demi menyenangkan sang suami tercinta.

Di satu sisi, keduanya juga sedang semangat-semangatnya berolahraga agar lebih fit sehingga suasana di ranjang semakin hidup. Lagi-lagi, Mommy ASF tidak pernah mencurigai suaminya karena ia adalah pemilik channel dakwah di YouTube.

“Dia paham, menyentuh lawan jenis adalah haram baginya. Bahkan, menundukkan pandangan terhadap wanita non mahrom adalah kewajiban. Aku percaya betul suamiku. Tapi kemana dia?” tanya Mommy ASF.

 Laki-laki dan perempuan

Kabar mengejutkan

Setelah 12 hari tanpa kabar, tepat pada 24 Februari 2019, suaminya mengatakan akan pulang ke rumah. Anehnya, Mommy ASF diminta untuk menunggu kedatangannya di rumah. Alhasil, rasa khawatir semakin memuncak. Ia pun nekat mengendarai mobil menuju bandara.

Di dalam perjalanan, pikiran Mommy ASF kembali berkecamuk. Teringat, 10 hari lalu, saat ia dipenuhi kebingungan mencari sang suami, sempat terbesit bahwa suaminya meninggalkan rumah untuk pergi berjihad di Timur Tengah.

Pikiran ini terlintas mengingat salah satu ustaz kenalan mereka pernah mengajak meliput ke Suriah. Misinya adalah membuka mata dunia bahwa Suriah butuh pertolongan. Saat itu, Mommy ASF tidak rela melepas suaminya ke Timur Tengah.

“Kutangisi niatnya saat itu. Karena itukah, dia saat ini pergi tanpa pamit? Atau apakah dia bermasalah dengan pihak bea cukai dan kemudian ditahan? Atau dia sedang terancam bahaya? Diculik dan diancam pihak lawan bisnis?” kata Mommy ASF.

Kendati demikian, ia tidak yakin dengan semua firasat tentang kepergian suaminya itu. Saat ini hanya ada kecemasan luar biasa yang menguasai hati dan pikiran Mommy ASF.

“Sepuluh hari lalu akhirnya teleponku diangkat olehnya. ‘Mbi aku titip anak-anak’ ujarnya buru-buru,” terang Mommy ASF.

Setelah melakukan perbincangan singkat, Mommy ASF tidak menyangka bahwa ternyata selama ini suaminya berada di Jakarta. Kabar tersebut sontak membuat kehidupannya semakin tidak nyaman.

“Tidurku tak tenang. Makanku tak nyaman. Duniaku berhenti berputar. Aku terus bertanya kemana? Dimana? Kenapa bisa dia pergi? Apa yang disembunyikan dariku?” ucap Mommy ASF.

Nekat memeriksa handphone suami

Sang suami akhirnya pulang ke rumah. Anak-anak langsung menyambut dan melepas rindu. Setelah bermain dengan mereka, ia bergegas mandi. Mommy ASF yang pada saat itu tengah menidurkan anak-anak, kemudian beranjak ke kamar untuk memeriksa handphone suaminya.

Ia tidak puas mendengar penjelasan yang diberikan sang suami saat perjalanan dari bandara menuju rumah. Alangkah kagetnya dia ketika menemui ratusan foto suaminya bersama wanita lain.

“Ponselnya disembunyikan di atas rak buku. Tak sadar airmataku mengalir. Kutemui ratusan foto mereka. Hatiku tersayat, ngilu. Aku dalam kecemasan yang amat sangat saat ia menghilang selama 12 hari. Tapi ternyata ia tidak hilang. Ia hanya honeymoon di Cappadocia, Turki. Kota impianku,” terang Mommy ASF.

“Aku memang sudah pernah pergi ke Turki saat menunaikan ibadah umroh, bersamanya. Tapi, kali itu kami tidak menyentuh Cappadocia. Betapa remuknya hatiku melihat dia sudah pergi kesana lebih dulu dengan istrinya yang baru. Istri muda yang baru 12 hari dinikahinya,” sambungnya.

 

Resmi bercerai

Setelah membangun rumah tangga selama kurang lebih 8 tahun, pernikahan Mommy ASF dan suaminya harus kandas. Mereka resmi bercerai dan sejak saat itu, sang suami memutuskan komunikasi dengannya. Bahkan seluruh fasilitas yang telah diberikan kepada Mommy ASF, dicabut tanpa belas kasih.

 Catatan

Mommy ASF juga menerangkan bahwa selama ini sang suami tidak bertanggung jawab dalam menafkahi, membiayai pendidikan dan kesehatan anak-anak mereka. Kendati demikian, Mommy ASF tidak pernah putus asa. Ia percaya nasibnya kelak akan jauh lebih baik.

“Bukan saatnya tumbang, aku bukan layangan putus yang tak tentu arah. PR ku masih banyak, keempat anak ini punya masa depan yang indah. Aku percayakan semua pada penopangku Allah SWT sang Maha Baik,” kata Mommy ASF.

“Jauh dilubuk hati, doaku untuk mantan suami. Aku tidak mampu lagi menunaikan kewajiban sebagai seorang isteri untuknya. Dia resmi bukan milikku sekarang. Kulepaskan segala memori perjuangan cinta kami yang dulu,” sambungnya.

Di akhir cerita, Mommy ASF mengatakan bahwa sampai kapan pun ia tidak akan bermusuhan dengan mantan suaminya, sebab dia adalah ayah dari keempat anaknya.

“Dia adalah ayah anak-anakku. Kuselipkan namanya dalam doa-doaku,” tutup Mommy ASF.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini