nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inggris Siap Bantu Sektor Maritim, Prospek Cerah Pariwisata Indonesia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 05 406 2126174 inggris-siap-bantu-sektor-maritim-prospek-cerah-pariwisata-indonesia-E4cpUfn70W.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAIN Sumber Daya Manusia Unggul, pengembangan pariwisata juga menjadi salah satu target utama Presiden Joko Widodo. Oleh karena itu, pemerintah pun menggandeng beberapa negara untuk menciptakan iklim bersahabat bagi para turis.

Salah satu yang menjalin kerjasama dengan Indonesia adalah Inggris. Inggris bekerja sama dengan Indonesia dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas, khususnya di bidang pendidikan.

Mereka pun meluncurkan program 'Skills for Prosperity'. Program ini memiliki nilai 8 juta poundsterling atau sekitar Rp145 miliar, sebagai bentuk dukungan Inggris pada visi Presiden Joko Widodo.

. Program ini memiliki nilai 8 juta poundsterling atau sekitar Rp145 miliar, sebagai bentuk dukungan Inggris

"Saya selaku pemerintah Inggris sangat senang mengeluarkan program ini terlebih sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dalam menciptakan SDM unggul untuk bisa bersaing di dunia internasional," kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2019).

Dana Rp145 miliar yang digelontorkan Inggris itu dipakai pada sektor pendidikan maritim. Pengembangan sektor maritim ini, akan sejalan dengan kebutuhan Indonesia dan mendorong sektor pariwisata.

Sektor pariwisata tentu akan menerima dampak dari adanya program ini, sebab program tersebut akan direalisasikan dalam bentuk peningkatan kurikulum, standar, serta kualifikasi untuk mereka yang mempelajari Logistik Pelabuhan, Pelayaran, Pembuatan Kapal, dan Ekonomi Maritim dari masyarakat pesisir.

"Pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia adalah kunci kemajuan ekonomi. Terlebih, dana untuk program 'Skills for Prosperity' ini sudah termasuk dana penelitian melalui Newton Fund dan meningkatkan konektivitas antar Inggris dan lembaga pendidikan Indonesia," sambung Jenkins.

dengan begitu kualitas pariwisata Indonesia akan jauh lebih baik lagi ke depannya.

Selain itu, banyak orang akan mendapat kesempatan kerja yang lebih luas, dengan begitu kualitas pariwisata Indonesia akan jauh lebih baik lagi ke depannya.

Tidak berhenti di situ, Jankins yakin dampak positif lainnya ialah peningkatan kualitas perdagangan domestik dan internasional Indonesia dan membantu Indonesia meningkatkan investasi dalam negeri.

Sejauh ini, program 'Skills for Prosperity' dari Inggris baru akan dirasakan empat politeknik, yaitu Batam, Manado, Semarang, dan Surabaya. Semoga kerjasama ini memberi dampak positif bagi bangsa Indonesia, tak terkecuali masalah pariwisata dengan terciptanya sumber daya manusia yang unggul.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini