nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prevalensi Diabetes Jakarta Tertinggi di Indonesia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 16:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 05 481 2126039 prevalensi-diabetes-jakarta-tertinggi-di-indonesia-kGWSpNlIiu.jpg Prevalensi diabetes Jakarta tertinggi di Indonesia (Foto Ilustrasi : Medicalnewstoday)

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi diabetes dari 1,5 persen pada 2013 menjadi 2 persen pada 2018 di tingkat nasional. Persentase prevalensi diabetes di DKI Jakarta menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya, yakni meningkat dari 2,5 persen menjadi 3,4 persen.

Menurut Survey Registration Sample pada 2014, Jakarta menyumbang kematian terbesar ketiga di Indonesia akibat penyakit diabetes dengan persentase sebesar 6,7 persen. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia Handayani, M.Epid.

Menurutnya selain menimbulkan kematian, diabetes juga bisa menyebabkan berbagai penyakit tidak menular (PTM) bagi masyarakat. Mengejutkannya lagi, penyakit ini juga bisa mengurangi angka harapan hidup seseorang mulai dari 5-10 tahun.

Dokter Dwi

“Selain kematian diabetes juga penyebab dari penyakit kardiovaskuler, penyakit ginjal, kebutaan, amputasi, dan disabilitas. Diabetes juga mengurangi usia harapan hidup penderitanya hingga 5-10 tahun,” terang dr. Dwi, dalam acara Edukasi Pencegahan Diabetes bagi 5 Ribu Pelanggan Alfamart di Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

Lebih lanjut dr. Dwi mengatakan bahwa diabetes bisa dicegah sejak dini dengan menggalakkan gaya hidup sehat dengan berolahraga teratur dan meninggalkan kebiasaan buruk lainnya. Kebiasaan itu bisa sangat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang.

jogging bareng keluarga

“Untuk mencegah diabetes sejak dini, masyarakat dianjurkan untuk berolahraga teratur, konsumsi makanan sehat dan seimbang, menghindari merokok, istirahat cukup serta sering mengontrol kadar lemak dan tekanan darah,” lanjutnya.

Tak hanya kesadaran masyarakat yang diperlukan agar bisa mencegah timbulnya penyakit diabetes. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga melakukan program deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat agar lebih paham dan mengenal bahaya yang diabetes.

deteksi dini

“Kami menyediakan layanan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yaitu pemeriksaan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular yang mencakup pengukuran lingkar perut, tinggi badan, berat badan dan cek gula darah,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini