nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Dikumpulkan, Sampah Plastik di Jakarta Setara 1 Candi Borobudur

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 05 November 2019 11:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 05 612 2125881 jika-dikumpulkan-sampah-plastik-di-jakarta-setara-1-candi-borobudur-nYUMv2G16S.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK orang sudah mulai mengurangi penggunaan plastik, untuk mengurangi limbah plastik di laut. Indonesia sendiri, menjadi penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah China.

Akibat dari sampah plastik yang dibuang sembarangan tersebut, laut di Indonesia pun ikut tercemar. Oleh karena itu, penggunaan plastik pun diserukan oleh pemerintah agar limbah plastik terus berkurang.

Founder dari waste4change Mohamad Bijaksana Junerosano menyebut, Indonesia menghasilkan 175 ribu ton sampah per hari. Sehingga siapapun harus dapat mengelola sampah plastik atau jenis lainnya.

Sehingga siapapun harus dapat mengelola sampah plastik atau jenis lainnya.

"Ibu kota Jakarta juga disebut paling sering menyumbang sampah, setiap hari bisa 7.000 sampai 7.500 ton. Kalau dikumpulkan dua hari, maka sampah itu bisa membentuk satu Candi Borobudur,” ucap Sano.

Demi menjaga lingkungan agar bebas sampah plastik, maka Sano sering diajak bermitra oleh beberapa perusahaan besar di Tanah Air. Termasuk dari golongan perusahaan air mineral yang tak lepas dari penggunaan botol pastik sekali pakai.

Usai dipakai, sampah botol plastik itu pasti langsung dibuang. Bagaimana caranya, Anda harus berusaha mengelolanya dengan mendaur ulang."Dalam mengumpulkan sampah, butuh peran aktif masyarakat agar lebih bijaksana dalam penanganan sampahnya," imbuh Sano.

Marketing Manager Hydration, Coca Cola Indonesia mewakili Ades Mohammad Rezki Yunus menambahkan, sudah ada banyak usaha nyata yang telah dilakukan untuk mendaur ulang sampah plastik. Dia bahkan melibatkan masyarakat agar lebih mudah menjaga lingkungan bebas dari sampah.

"Kita ingin memberi tahu kepada masyarakat untuk menjaga kemurnian lingkungan sekitarnya. Demi bisa melanjutkan inisiatif serta usaha untuk mengelola plastik botol bekas," tutup Rezki.

Duta Pembangunan Berkelanjutan yang juga Pimpinan Pergerakan Papua Muda Inspiratif (PMI) Billy Mambasar

Duta Pembangunan Berkelanjutan yang juga Pimpinan Pergerakan Papua Muda Inspiratif (PMI) Billy Mambasar di acara konferensi internasional pembangunan laut berkelanjutan yang diadakan di Clarion Hotel Hub, Kota Oslo, Norwegia menyayangkan kondisi laut Indonesia tersebut.

Dalam Pidatonya, Billy Mambrasar, Putra Papua dari Teluk Cenderawasih ini Kemudian memberikan contoh bagaimana dia dan teman-temannya membuat sebuah aksi.

Aksi itu dimulai dari Ide untuk mengubah sampah-sampah plastik tersebut menjadi produk-produk berharga, yang dapat di jual dan memberikan penghasilan kepada masyarakat.

Aksi itu dimulai dari Ide untuk mengubah sampah-sampah plastik tersebut menjadi produk-produk berharga,

Dia menceritakan Perusahaan yang dia dirikan bersama 4 temannya: Kitong Bisa Enterprise, yang baru saja membuat pelatihan Bisnis mengubah sampah plastik menjadi Produk berharga, di Sorong, Provinsi Papua Barat, bersama Universitas Melbourne Australia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini