nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fenomena Alam Aneh, Muncul Ribuan Telur Es

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 18:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 07 406 2127046 fenomena-alam-aneh-di-finlandia-muncul-ribuan-telur-es-MbZgFdedj1.jpg Fenomena alam aneh di Finlandia (Foto: Sputiknews)

Fenomena alam selalu mampu membuat manusia merasa takjub meskipun terasa aneh. Terbaru, peristiwa yang terjadi di Pulau Hailuoto, Finlandia Utara tengah menjadi perbincangan. Bagaimana tidak, tiba-tiba di pulau tersebut muncul ribuan es berbentuk oval yang terlihat seperti susunan telur.

Penduduk Oulu yang juga fotografer amatir, Risto Mattila berhasil menangkap momen fenomena alam tersebut. Ketika itu dirinya tengah berjalan-jalan di pantai dekat Marjaniemi di Ostrobothnia.

Ia sempat terkejut lantaran itu pertama kalinya ia melihat kumpulan es seperti telur berbentuk oval dengan ukuran 30 meter selama 25 tahun tinggal di pinggir pantai.

 Pantai penuh dengan es

“Saya dan istri memandang kagum dengan fenomena alam yang luar biasa itu. Kami hanya mampu berdiri untuk beberapa saat. Lalu karena saya membawa kamera, saya memutuskan untuk mengambil pemandangan yang tidak biasa itu sebagai kenang-kenangan,” ujar Mattila seperti yang Okezone kutip dari Sputnik News, Kamis (7/11/2019).

Foto-foto hasil karya Mattila kemudian dibeli oleh salah satu media lokal dan dipublikasikan. Tak butuh waktu lama, foto tersebut menjadi viral di kalangan publik Finlandia. Kebanyakan merasa bingung dan tak percaya dengan fenomena alam tersebut. Beberapa ada yang bercanda tentang telur tanpa induk sebagai bahan renungan.

Sementara itu, spesialis es dari Finnish Meteorological Institute Jouni Vainio menjelaskan, meski jarang, telur es memiliki penjelasan ilmiah. Untuk dapat muncul ke daratan, telur-telur tersebut membutuhkan kombinasi kondisi udara dan air yang hampir tidak terlihat.

 Pantai penuh dengan es

Telur terbentuk di sekitar partikel kecil yang berputar di pasang surut yang bersuhu dingin. Sebut saja kepingan salju, batu kecil, atau bahkan sedikit flotsam. Kemudian secara perlahan es terbentuk di sekitarnya dan dipoles dengan gerakan bolak-balik dari air. Jumlah angin yang tepat adalah kuncinya.

“Terlalu banyak angin akan mencegah bola terbentuk. Di sisi lain, jika tenang, air hanya akan membeku di pantai dalam lapisan yang rata,” lanjut Vainio.

Dirinya menekankan, Mattila beruntung dapat menemukan telur-telur itu. Sebab telur es cenderung bertahan dalam waktu singkat dan dapat berubah menjadi cairan atau membeku sebagai bongkahan es besar sehingga tak dapat terlihat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini