nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Baru Dilantik Jadi Menparekraf, Wishnutama Sering Diprotes Harga Tiket Mahal

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 08:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 08 406 2127216 baru-dilantik-jadi-menparekraf-wishnutama-sering-diprotes-harga-tiket-mahal-R5qoK19nGr.jpg Menparekraf Wishnutama (Foto : Dimas/Okezone)

Harga tiket pesawat tak kunjung turun, bahkan terus mengalami peningkatan. Hal ini tentu memengaruhi aktivitas wisatawan yang hendak melancong ke sejumlah daerah di Indonesia. Bagaimana tanggapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio?

Sejak awal tahun 2019 hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Indonesia memang sempat dihebohkan dengan kabar melonjaknya harga tiket pesawat domestik. Menariknya, harga tiket pesawat dengan rute luar negeri justru dibanderol dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Menanggapi persoalan tersebut, Menparekraf Wishnutama Kusubandio mengaku telah melakukan sejumlah upaya, termasuk berkoordinasi dengan lembaga terkait.

"Saya sudah bicarakan dengan BUMN (Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir) dan Menhub (Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi). Saya juga berkoordinasi bagaimana membuat wisman (wisatawan mancanegara) meningkat," ujar Wishnutama di bilangan Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

mas tama

Wishnutama itu mengatakan bahwa koordinasi dan sinergi antar kementerian memang sangat diperlukan. Terlebih setelah meningkatnya harga tiket, dan melesetnya target wisman di tahun 2019 ini.

Tama tidak memungkiri harga tiket yang mahal justru akan memengaruhi sektor pariwisata Indonesaia. Ambil contoh Labuan Bajo. Harga tiket pesawat untuk menyambangi destinasi yang masuk dalam program 5 Destinasi Superpriotas ini menyentuh angka Rp4 juta - Rp5 juta.

bang tama

Jadi jangan heran bila banya wisatawan Nusantara yang memilih melancong ke negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Jepang dan Korea Selatan.

"Turis lokal kan juga ingin ke Labuan Bajo, enggak cuma wisman. Jangan sampai orang bilang ke luar negeri lebih murah dari pada wisata dalam negeri," tegas Tama.

Partner kerja Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo itu pun sempat membagikan beberapa pengalaman menarik yang ia alami pasca dilantik menjadi Menparekraf.

Ia mengaku kerap mendapatkan kritikan atau protes dari masyarakat. Mulai dari sampah berserakan di sekitar Transjakarta, fasilitas MRT (Moda Raya Transportasi), hingga mahalnya harga tiket pesawat.

pak tama

Padahal, kenaikan tiket pesawat bukanlah tanggung jawab langsung bagi Kemenparekraf. Namun, Tama tidak mengelak bila isu ini menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.

Ia pun berharap ke depannya, harga tiket bisa lebih murah demi mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Air

"Menurut saya, harus dibuat terjangkau, tidak hanya untuk wisatawan mancanegara, tapi juga wisatawan domestik," tukasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini