nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Akibat Isap Vape, Remaja Malaysia Alami Cedera Paru-Paru Serius

Della Astrini, Jurnalis · Senin 11 November 2019 18:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 11 481 2128487 diduga-akibat-isap-vape-remaja-malaysia-alami-cedera-paru-paru-serius-iBEujfOrLG.jpg Bahaya Vape (Foto: The Verge & FMT)

Diduga akibat mengisap vape seorang remaja berusia 17 tahun asal Malaysia harus dirawat intensif di RS setelah mengalami kerusakan serius pada paru-parunya. Spekulasi ini menjadi perhatian publik karena sebelumnya vape telah dikaitkan dengan kemunculan penyakit yang berhubungan dengan paru-paru.

Penyakit paru-paru tersebut awalnya dinilai misterius karena muncul mendadak dan mewabah di beberapa negara bagian di Amerika Serikat. Bahkan telah jatuh korban jiwa akibat mengisap vape. Kasus-kasus ini secara ekslusif terjadi di AS dan terkait dengan liquid yang digunakan para remaja pengguna vape, yang mana liquid tersebut memiliki kandungan zat seperti THC.

THC merupakan senyawa aktif yang biasanya terdapat pada tanaman cannabis atau lebih dikenal ganja. Padahal, vape seringkali diklaim lebih aman dibandingkan rokok konvensional.

Kendati demikian, spekulasi penyakit yang diderita sang remaja akibat kebiasaannya mengisap Vape dibantah oleh dr Ismuni, Direktur Rumah Sakit Labuan. Dia mengatakan bahwa remaja tersebut dirawat karena penyakit asma dan membutuhkan bantuan pernapasan.

“Pasien memiliki riwayat asma. Dia dirawat karena pengobatan asma dan membutuhkan bantuan pernapasan. Saat berada di ICU, pasien ditemukan mengalami cedera paru-paru serius dan kondisi lain seperti rhabdomyolysis dan gagal ginjal,” ujarnya, seperti dikutip The Star.

Setelah diselidiki lebih lanjut, sang pasien telah memakai vape selama dua pekan sebelum akhirnya jatuh sakit. Dokter Ismuni menyebutkan bahwa mereka akan melakukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kondisi remaja tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi bahwa vape telah menyebabkan remaja itu menderita seperti penyakit yang dialaminya sekarang. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak berspekulasi tentang masalah ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini