nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Makanan Ampuh Cegah Risiko Kanker, Gak Mahal Kok

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 05:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 12 298 2128614 5-makanan-ampuh-cegah-risiko-kanker-gak-mahal-kok-cti1Pqwed8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KANKER adalah penyakit paling mematikan yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Kanker biasanya disebabkan oleh sel di dalam tubuh yang tumbuh secara abnormal.

Sejumlah peneliti mengklaim hal ini dipicu oleh penyebaran virus, kebiasaan merokok, paparan sinar matahari, dan minuman beralkohol.

Disebutkan pula bahwa makanan yang mengandung antioksidan, mineral, dan vitamin dapat memerangi kanker. Konon bila Anda mengonsumsi kandungan nutrisi tersebut secara rutin, tubuh Anda akan terlindungi dari risiko kanker.

Di samping itu, seseorang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas cenderung memiliki risiko terkena kanker yang lebih tinggi. Maka dari itu, Anda disarankan untuk menjaga berat badan yang ideal agar terhindar dari kanker.

Para peneliti juga mengungkapkan beberapa jenis makanan yang dipercaya ampuh dalam mengurangi dan mencegah timbulnya sel-sel kanker. Berikut ulasannya, seperti dilansir dari foodeatsafe, Selasa (12/11/2019).

Allium memiliki sifat anti-tumor dan antimicrobiql yang dapat mencegah penyakit kardiovaskular.

Allium

Bawang putih merupakan salah satu jenis bahan makanan yang kaya akan allium. Allium memiliki sifat anti-tumor dan antimicrobiql yang dapat mencegah penyakit kardiovaskular.

Bawang putih juga dinilai ampuh membunuh H.pylori yang merupakan bakteri penyebab kanker perut. Bahan makanan ini digadang-gadang dapat mencegah kanker payudara.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda bisa mengupas dan mencincang putih lalu tiriskan selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu, bawang putih bisa dicampurkan ke dalam masakan atau dikonsumsi langsung bersama air mineral.

Glukosinolat

Sayuran seperti kangkung, kembang kol, dan brokoli mengandung glukosinolat. Nutrisi ini dapat mengaktifkan enzim sulforaphane saat melewati usus manusia. Enzim sulforaphane inilah yang dipercaya dapat melawan H.pylori dan mendetofikasi tubub dari polusi lingkungan.

Tidak hanya itu, brokoli khususnya, diklaim dapat mengurangi risiko kanker prostat, paru-paru, usus besar, payudara, kandung kemih, hati, leher, kepala, mulut, kerongkongan, dan kanker perut.

Untuk hasil terbaik, kukus brokoli dan tambahkan cengkeh, bawang putih, dan minyak zaitun. Selain menurunkan berat badan, kombinasi bahan makanan tersebut dapat membantu Anda melawan kanker.

Likopen

Likopen adalah karoten yang memiliki warna merah cerah. Likopen dapat mengurangi risiko kanker prostat. Nutrisi ini juga menghentikan pertumbuhan sel kanker payudara, paru-paru, dan endometrium.

Salah satu makanan yang mengandung likopen adalah tomar. Jadi jangan ragu menambahkan, tomat, brokoli, dan bawang putih ke dalam masakan Anda.

Sumber-sumber lain yang mengandung likopen adalah jambu biji, semangka, pepaya, grapefruit, paprika merah yang dimasak, asparagus yang dimasak, kol merah, mangga dan wortel yang dimasak.

Asam ellagic paling efektif melawan kanker kulit, kandung kemih, paru-paru, kerongkongan dan payudara.

Asam ellagic

Asam ellagic adalah polifenol dengan sifat antioksidan. Banyak buah yang menghasilkan asam ellagic yang ampuh dalam membentengi tubuh dari infeksi virus. Asam ellagic paling efektif melawan kanker kulit, kandung kemih, paru-paru, kerongkongan dan payudara.

Adapun jenis buah-buahan yang mengandung asam ellagic antara lain, stroberi, anggur, blackberry, raspberry, cranberry, delima, jambu biji, pecan, dan kenari.

Makanan tersebut juga mengandung vitamin C, yang dapat membantu Anda membentengi tubuh dari serangan penyakit berbahaya seperti kanker.

Beta karoten

Karoten lain yang Anda butuhkan untuk melawan kanker adalah beta-karoten. Selain wortel, buah atau sayuran berwarna merah, kuning atau oranye mengandung juga beta-karoten seperti aprikot, brokoli, asparagus, jeruk bali, daun bawang, kangkung, bawang dan kentang manis.

Sebagai antioksidan, beta-karoten melindungi membran sel dan memperlambat pertumbuhan sel kanker. Beta-karoten dapat melindungi tubuh dari kanker serviks, payudara, mulut, faring dan laring, kerongkongan, dan perut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini