nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Australia Kembangkan Virus Baru yang Bisa Membunuh Sel Kanker

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 16:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 12 481 2128877 peneliti-australia-kembangkan-virus-baru-yang-bisa-membunuh-sel-kanker-I8Ejfarppx.jpg Virus menyerang sel kanker (Foto: Science)

KANKER adalah salah satu penyakit di dunia yang belum ada obatnya. Namun sebuah perusahaan Australia bermama Imugene belum lama ini mengembangkan virus baru. Kabarnya virus ini dapat membunuh setiap jenis kanker.

Para peneliti yang bekerja untuk perusahaan bioteknologi dan imunoterapi dilaporkan telah menemukan virus bioteknologi baru. Virus ini dimodifikasi dari cacar, yang disebut CF33. Dalam percobaan sendiri CF33 telah terbukti mengurangi sel kanker pada tikus laboratorium.

Sel kanker

Sekarang, Imugene sedang melakukan uji coba dengan manusia untuk melihat apakah virus ini sama efektifnya dalam mengobati beberapa kanker seperti kanker payudara triple-negative, melanoma, kanker paru-paru, kandung kemih, lambung, dan kanker usus.

Sebagaimana dilansir dari VT, Selasa (12/11/2019), Pakar Kanker, Dr. Professor Yuman Fon mengatakan ada bukti bahwa virus dapat membunuh kanker sejak awal 1900-an ketika orang-orang yang divaksinasi terhadap rabies menghilang kankernya.

Meski bisa mengantisipasi virus, namun masalah lainnya muncul jika seseorang membuat virus itu menjadi cukup beracun dan akan membunuh manusia.

Oleh sebab itu para ilmuwan berharap bahwa virus dapat 'diprogram' secara biokimia untuk hanya menyerang sel-sel kanker ganas dalam tubuh dan mengabaikan yang non-kanker.

 Virus

Cara kerja virus ini adalah dengan menyuntikkan CF33 langsung ke pertumbuhan tumor pasien. Penyuntikkan ini di lakukan di tempat kanker berkembang biak sampai mereka keluar dari tumor dan membunuhnya.

Namun perlu dicatat bahwa saat ini CF33 masih dalam tahap awal pengembangan. Para ilmuwan masih perlu menunggu ramuan tersebut diuji secara ketat sebelum dapat digunakan untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Ketua Dewan Kanker, Profesor Sanchia Aranda mengatakan ketika diuji pada manusia para ilmuwan akan melihat apakah sistem kekebalan bisa membuat pertahanan terhadap virus dan menjatuhkannya.

“Sel-sel kanker sangat pintar, mereka adalah orang-orang Darwin sejati yang bermutasi untuk bertahan hidup dan ada kemungkinan mereka akan berevolusi menjadi kebal terhadap virus seperti yang mereka lakukan sekarang menjadi kebal terhadap kemoterapi dan imunoterapi,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini