nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Tes CPNS, Jimat Wafak dan Stambul Asdarun Laris Diburu

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 20:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 12 612 2129000 jelang-tes-cpns-jimat-wafak-dan-stambul-asdarun-laris-diburu-nZGCGD02Zv.jpg Jimat yang diburu para CPNS. (Foto: Okezone)

JELANG tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pedagang jimat di Pasar Rawa Bening Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta Timur, mengaku mengalami peningkatan omzet. Tak terkecuali bagi Awan, pedagang berusia 33 tahun ini pun turut merasakan dampaknya.

Kepada Okezone, Awan mengatakan bahwa sejak beberapa waktu lalu, ia kerap mendapat orderan jimat dari sejumlah paranormal. Total penjualannya bahkan lebih dari 5 kodi.

"Jimat-jimat itu laris biasanya saat momen-momen tertentu seperti Tahun Baru Islam, Maulid Nabi, dan terakhir sih memang ada peningkatan jelang tes CPNS. Kira-kira lebih dari 5 kodi yang laku kemarin," terang Awan saat ditemui di kiosnya.

Jimat yang dijual Awan sebetulnya hanya ada beberapa jenis saja yakni, wafak berbahan kulit kambing dan jimat atau kitab stambul andarun berbentuk buku kecil berbahan kertas.

wafak berbahan kulit kambing dan jimat atau kitab stambul andarun berbentuk buku kecil berbahan kertas.

Masing-masing jimat memiliki manfaat dan khasiatnya tersendiri, tergantung dari tujuan si pengguna. Sebut saja jimat wafak dari kulit kambing. Jimat ini dipercaya ampuh sebagai penglaris, daya pikat, pengasihan, hingga memperlancar pekerjaan, termasuk ujian CPNS.

Harganya pun relatif sangat terjangkau. Untuk jimat wafak dan stambul andarun dibanderol seharga Rp10 ribu - Rp 25 ribu saja. Harga jimat akan semakin mahal bila bentuk dan ukurannya semakin besar.

"Bentuknya beraneka ragam. Contoh jimat wafak itu ada yang bentuknya persegi panjang dan kotak biasa. Persegi panjng biasanya untuk diletakkan di dalam ikat pinggang, kalau yang kotak biasanya ditaruh di dompet," jelas Awan.

Awan kemudian menjelaskan bahwa jimat-jimat tersebut lebih sering dibeli oleh paranormal, bukan orang awam. Alasannya, jimat harus 'diisi' terlebih dahulu agar khasitnya ampuh.

Namun, ia tidak memungkiri bahwa penggunaan jimat wafak ini sebetulnya hanya sebagai media atau sugesti bagi para penggunanya. Pria asal Wonogiri itu malah tidak percaya akan khasiatnya.

Lebih ke sugesti saja. Mungkin bagi mereka yang percaya khasiatnya jadi ampuh,

"Ini semua media aja. Memang ada baca-bacaan khusus yang diberikan oleh paranormal atau orang pintar. Tapi saya sendiri tidak percaya khasiatnya. Lebih ke sugesti saja. Mungkin bagi mereka yang percaya khasiatnya jadi ampuh," terang Awan.

Sebagian besar jimat yang dijajakan Awan dikirim langsung dari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain jimat, Awan juga menjual benda-benda pusaka lainnya seperti keris, rantai babi, guci antik, dan masih banyak lagi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin telah menandatangani Peraturan Menteri PANRB (Permenpan) Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018.

Dalam Permenpan itu ditegaskan, peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat melanjutkan ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dalam Permenpan itu ditegaskan, peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018

Peserta SKB sebagaimana dimaksud, menurut Permenpan ini, terdiri atas peserta SKD yang memenuhi Nilai Ambang Batas dan peserta SKD yang tidak memenuhi Nilai Ambang Batas, namun memiliki peringkat terbaik dari angka kumulatif SKD diatur berdasarkan Peraturan Menteri ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini