nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jimat Wafak Diburu Jelang Tes CPNS, Pedagangnya Justru Tak Percaya Khasiatnya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 23:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 12 612 2129026 jimat-wafak-diburu-jelang-tes-cpns-pedagangnya-justru-tak-percaya-khasiatnya-yJu5hDlMIQ.jpg Awan pedagang jimat di Pasar Rawa Bening Jatinegara (Foto : Dimas/Okezone)

Fenomena unik terjadi jelang tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Para pedagang jimat di Pasar Rawa Bening Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta Timur, mengaku kebanjiran order.

Ada beberapa jenis jimat dijual para pedagang di pasar ini. Namun yang paling adalah jimat wafak berbahan kulit kambing, serta jimat atau kitab stambul andarun berbentuk buku kecil berbahan kertas.

Masing-masing jimat memiliki manfaat dan khasiatnya tersendiri, tergantung dari tujuan si pengguna. Ambil contoh jimat wafak dari kulit kambing. Jimat ini dipercaya ampuh sebagai penglaris, daya pikat, pengasihan, hingga memperlancar pekerjaan, termasuk tes CPNS.

Menariknya, salah seorang pedagang malah tidak percaya dengan khasiat jimat-jimat yang ia jajakan. Kepada Okezone, Awan pun menceritakan kisahnya.

Awan Pedagang Jimat

"Ceritanya sedikit lucu. Jadi dulu saya itu paling tidak percaya dengan yang namanya jimat. Bahkan, saya selalu membakar jimat yang dibawa orang-orang di sekitar saya," tutur Awan di kiosnya.

Sebagai seorang yang dianugerahi kemampuan indera keenam, Awan bisa mendeteksi siapa saja di sekitarnya yang menggunakan jimat. Sampai pada suatu titik ia menyadari hal-hal berbau mistis seperti ini memang masih dipercaya kuat oleh masyarakat Indonesia.

Awan kemudian tersadar bahwa ia tidak bisa memaksakan kehendaknya kepada orang lain. Meski di dalam batinnya, ia sangat menentang siapa pun yang menggunakan jimat.

Awan Pedagang Jimat

Satu-satunya tindakan yang bisa ia lakukan hanya menganjurkan kepada orang-orang terdekat untuk menghindari benda keramat itu.

"Jujur dulu setiap orang yang saya temui selaku saya tegur. Kalau sekarang, saya hanya mengingatkan teman atau keluarga saja. Karena menurut saya jimat itu hanya sekadar sugesti semata," ungkap Awan.

Perjalanan spiritual Awan terus berlanjut. Di saat, ia telah memutuskan untuk tidak lagi mendalami dunia kebatinan, sang ipar tiba-tiba mengajaknya untuk berbisnis jimat dan benda-benda pusaka. Alhasil, kini ia sudah berjualan jimat selama kurang lebih 10 tahun.

"Dulu saya sering ngobatin orang. Tapi sekarang semuanya saya lepas. Saya tidak mau terjadi apa-apa sama istri dan keluarga saya. Ya, sekarang lucunya saya malah jualan jimat. Tapi hal ini terjadi setelah saya melalui perjalanan spiritual yang panjang," tukasnya.

Awan Pedagang Jimat

Sekadar informasi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019, Senin malam, 11 November 2019.

Pembukaan tes CPNS ini ternyata berdampak pada peningkatan omset para pedagang jimat di Jakarta dan sekitarnya. Tak sedikit calon peserta yang menggunakan jimat untuk memperlancar jalan mereka hingga diterima sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini