nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jantung dan Diabetes, Kombinasi Mematikan yang Renggut Nyawa Djaduk Ferianto

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 12:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 13 481 2129258 jantung-dan-diabetes-kombinasi-mematikan-yang-renggut-nyawa-djaduk-ferianto-ZMFdoVLP5p.jpg Djaduk Ferianto. (Foto: Instagram)

SENIMAN Tanah Air Djaduk Ferianto meninggal dunia pada hari ini, Rabu 13 November 2019, sekira pukul 02.30 WIB. Disinyalir, Djaduk Ferianto meninggal dunia karena serangan jantung.

Kabar duka ini membuat banyak kalangan bersedih. Khususnya rekan-rekan seniman se-Tanah Air, yang sangat akrab dengan mendiang Djaduk Ferianto.

Februari lalu, Djaduk Ferianto sempat mengungkap curahan hatinya kepada Okezone. Di usia 40 tahunan sebenarnya Djaduk Ferianto sudah mengidap berbagai macam penyakit ganas.

Diakui Djaduk Ferianto, penyakit tidak menular yang menggerogoti tubuhnya itu akibat gaya hidupnya yang tidak sehat. Di dunia hiburan dia masuk dalam perangkap "pembunuh".

Di usia 40 tahunan sebenarnya Djaduk Ferianto sudah mengidap berbagai macam penyakit ganas.

Djaduk Ferianto menjadi perokok berat dan sering konsumsi minuman beralkohol. Karena itu, dia harus menanggung penyakit tidak menular yang mematikan.

"Jadi ya di usia sekarang makin tua saya kena diabetes. Saya juga punya riwayat penyakit jantung. Saya harus hidup dengan penyakit itu," ungkapnya kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Meski terkena penyakit ganas, Djaduk Ferianto merasa sudah berteman. Dia pun tetap mempersembahkan karya terbaiknya, dari teater hingga pertunjukkan musik klasik.

Djaduk Ferianto malahan sering bolak-balik dari Yogyakarta ke Jakarta, untuk mempersembahkan karya seninya di panggung yang megah. Dia rela walau harus naik bus atau transportasi udara, yang penting sampai di ibu kota.

Misalnya saja dalam satu pertunjukannya, menggandeng Komunitas Kuaetnika yang didirikan Djaduk Ferianto. Di Taman Ismail Marzuki, Djaduk Ferianto main musik etnik yang digabungkan dengan unsur modern.

Djaduk Ferianto

Dari Yogyakarta, Djaduk Ferianto membawa rombongan grup musiknya naik bus. Kemudian menginap beberapa hari di hotel terdekat demi kesuksesan acara.

"Saya sakit tidak masalah, yang penting masih bisa berkarya. Seperti sekarang, saya naik bus dari Yogyakarta buat manggung di sini," tuturnya.

Pastinya semua orang masih mengagumi Djaduk Ferianto dengan karya-karyanya yang memukau. Bahkan mungkin tak ada orang tahu dengan penyakit yang diidap Djaduk Ferianto semasa hidup.

Tepat Rabu 13 November 2019, pukul 02.30 WIB, Djaduk Ferianto dikabarkan meninggal dunia. Kabarnya dia terkena serangan jantung yang tak dapat diselamatkan lagi nyawanya.

Sedih hati mendengar kabar duka ini, mengingat Djaduk Ferianto selalu energik walau tubuhnya digerogoti banyak penyakit. Selamat Jalan Mas Djaduk Ferianto!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini