nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Syarat Penggunaan Lensa Orthokeratology untuk Pemilik Mata Minus dan Silinder

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 21:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 13 481 2129560 syarat-penggunaan-lensa-orthokeratology-untuk-pemilik-mata-minus-dan-silinder-I82I8xvY7W.jpg Ilustrasi (Foto : Eyecare)

Pemilik mata minus dan silinder membutuhkan bantuan kacamata atau lensa kontak agar penglihatannya dapat berfungsi dengan baik. Akan tetapi, ada orang yang terkadang enggan menggunakan kacamata atau lensa kontak karena dianggap menganggu melakukan suatu kegiatan. Orang dalam kategori ini mungkin bisa mencoba alternatif penggunaan lensa orthokeratology.

Lensa orthokeratology adalah suatu tindakan mengoreksi mata minus dan silinder dengan cara menggunakan lensa kontak semi hard dan desain berbeda. Lensa ini dapat membuat seorang pemilik mata minus atau silinder bebas beraktivitas tanpa kaca mata atau lensa kontak sepanjang hari.

Selain itu, lensa yang sering disebut ortho-K tersebut juga dapat menghambat kenaikan minus mata.

Lensa Kontak

"Kalau lensa kontak biasa materialnya lunak, tapi kalau lensa orthokeratology strukturnya kaku, memiliki desain khusus yaitu datar di bagian tengah dan mancung di bagian pinggir. Lensa ini dipakai sewaktu tidur sehingga tertekan oleh kelopak mata dan membuat terjadinya pendataran kornea," ujar ahli bedah dan refraktif mata, Dr. dr Tri Rahayu, SpM(K), FIACLE di Jakarta.

Ditemui Okezone dalam diskusi media terkait lensa orthokeratology yang diadakan oleh RS Mata JEC, Rabu (13/11/2019), dr Tri menerangkan lensa ini membuat pemilik mata minus atau silinder seolah-olah dilasik.

Sebab lensa tersebut mendatarkan kornea sehingga penglihatan menjadi terang dan minus hilang sementara.

Lensa Kontak

"Lensa orthokeratology dapat menangani pemilik kelainan refraktif mata hingga minus 6 dan silinder 2.50. Lensa ini juga relatif aman pada mereka yang memiliki alergi," ucap dr Tri.

Pemilik mata minus atau silinder segala usia bisa menggunakan lensa orthokeratology. Namun, sebelum penggunaan mereka wajib menjalani pemeriksaan dengan dokter spesialis mata. Dokter biasanya akan mengukur kornea dan panjang bola mata. Baru setelah itu lensa dibuat sesuai dengan kondisi pasien.

Lensa Kontak

"Saya mengharuskan pasien untuk melakukan pemeriksaan sebelum menggunakan lensa orthokeratology. Pemeriksaan itu dibutuhkan guna memastikan pasien mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi matanya. Selama menjalani metode ini, pasien juga harus rutin berkonsultasi sesuai arahan dokter," pungkas dr Tri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini