nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsep Layanan Kesehatan Digital, Ini Tantangannya di Indonesia

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 22:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 14 481 2130032 konsep-layanan-kesehatan-digital-ini-tantangannya-di-indonesia-0TJohQzFpo.jpg Konsep e-health dari pemerintah (Foto: Ist)

TIDAK dapat dipungkiri di era digital 4.0 segala aspek kehidupan manusia selalu berkaitan dengan teknologi. Berbagai kemudahan dihadirkan melalui aplikasi berbagai bidang. Sejalan dengan perkembangan, bidang pelayanan kesehatan pun harus mengikuti perkembangan teknologi.

Untuk itu, semua sumber daya manusia di bidang kesehatan harus melek teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatakan, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia, harus ada inovasi yang mampu membangun ekosistem integrasi, disebut dengan e-health. Semuanya harus berbasis teknologi yang pasti memudahkan siapa saja.

Ilustrasi gadget

“Layanan kesehatan online, sistem pendukung kinerja dan manajemen fasilitas pelayanan kesehatan, dirasa sangat perlu untuk berbenah dengan memaksimalkan teknologi IT,” ucap Menkes Terawan lewat siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (14/11/2019).

Konsep e-health, sambung Menkes Terawan, dapat dikembangkan dengan mengelaborasi pengembangan infrastruktur IT. Dengan menggandeng sektor swasta dan lembaga profit, e-health pasti dapat menjangkau semua kalangan masyarakat.

 konsep layanan kesehatan

Dengan e-health, masyarakat bisa mendapatkan informasi kesehatan dengan mudah untuk surveilans, response time dan emergency. Seperti yang ada di dalam SehatPedia, yang dapat diakses dokter maupun masyarakat.

CEO Zi.Care Jessy Abdurrahman menyadari penting adanya sistem e-health di Indonesia. Dia pun membantu pemerintah dalam mencapai pelayanan kesehatan yang paripurna.

 Ilustrasi e-health

"Kami secara totalitas membantu pengembangan aplikasi e-health dengan memberikan sentuhan baru dalam sisi tampilan. Ada dua pilar pertamanya yaitu promosi kesehatan dan pencegahan penyakit," ucap Jessy.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini