nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Nasib Temukan Tombak Pusaka Majapahit Bertuah, Ada di Saluran Air!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 00:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 14 612 2130014 cerita-nasib-temukan-tombak-pusaka-majapahit-bertuah-ada-di-saluran-air-j1FjKrCym1.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BARANG pusaka tidak melulu sesuatu yang diwariskan orangtua atau orang terdahulu di keluarga Anda. Seperti yang dialami Nasib Hadi Prayitno, dirinya memiliki barang pusaka karena menemukannya di saluran air.

Ya, Nasib yang juga berprofesi sebagai penyuci keris di Taman Mini Indonesia Indah itu menemukan tombak Majapahit secara tidak sengaja, saat dirinya ingin menempatkan saluran air di rumahnya. Barang pusaka itu ia temukan pada 19 Juli 2019.

Bagaimana kemudian Nasib merawat tombak Majapahit tersebut? Apakah barang pusaka itu menyimpan 'energi' yang hanya bisa dirasakan manusia dengan sensitivitas yang tinggi?

Awal mula penemuan barang pusaka ini dijelaskan Nasib terjadi di belakang rumahnya, di sekitaran tempatnya bekerja. Ia pun tak menyangka tempat saluran air rumahnya ternyata menyimpan barang pusaka.

 Ia pun tak menyangka tempat saluran air rumahnya ternyata menyimpan barang pusaka.

"Saya awalnya menggali biasa saja saluran air tersebut. Kemudian, ketika saya mau mengembalikan tanah untuk nguruk saluran, saya menemukan tombak yang sudah tidak kelihatan besinya, jadi tombak itu sudah penuh oleh karat badannya," cerita Nasib pada Okezone, Kamis (14/11/2019).

Ia melanjutkan, setelah diangkat dan dijamas (dicuci), tombak yang ia temukan ternyata berjenis tombak tangguh Majapahit. "Sampai sekarang masih ada, saya rawat," sambungnya.

Nasib menjelaskan, tombak Majapahit yang ia temukan adalah barang pusaka karena usianya sudah sangat tua. Ia mampu mengenali tombak tersebut karena pekerjaan yang ia geluti sudah terbilang lama, sehingga hapal betul setiap jenis barang pusaka.

"Saya bilang ini tetap barang pusaka, warisan budaya leluhur, sekali pun saya menemukannya bukan diwariskan dari keluarga saya sebelumnya. Makanya, itu juga yang akhirnya membuat saya mau merawat tombak Majapahit ini," ungkapnya.

Ditanya terkait dengan isi dari tombak Majapahit tersebut, Nasib punya jawabannya sendiri. Baginya, setiap barang pusaka itu memang ada isinya, tapi bukan jin melainkan tuah.

Baginya, setiap barang pusaka itu memang ada isinya, tapi bukan jin melainkan tuah.

"Saya percaya, tombak Majapahit yang saya temukan ini ada isinya karena empu pembuatnya di saat itu membuat barang pusaka, pasti tirakat dulu pada Yang Maha Esa supaya barang yang dibuat itu memberi manfaat bagi banyak orang," katanya.

Jadi, isi di sini bukan merujuk pada jin atau makhluk tak kasat mata lainnya yang memang sengaja dimasukkan ke dalam barang pusaka. Karena kepercayaan ini, Nasib pun tak memberi perhatian khusus pada si tombak Majapahit tersebut. Hanya, untuk urusan pembersihan setahun sekali, itu pasti dilakukan.

"Saya usahakan untuk menempatkan barang pusaka ini di tempat yang aman dan terhormat, contohnya tidak ditaruh di bawah lantai, usahakan setidaknya ditempatkan setinggi pusar," jelasnya. Lalu, Nasib rupanya menaruh tombak Majapahit itu di dalam lemari. Jangan sampai bisa dijangakau anak-anak

"Untuk perawatan, setelah di jamas diwaringi, simpan dengan baik saja. Nanti pas bulan Suro baru dijamas lagi. Waktunya kapan, kalau orang Jawa tengah dijamas di bulan Suro, kalau orang Jawa barat di bulan Maulid," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini