nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tipu Petugas Bandara demi Terbang Bersama Kucing Kesayangan, Pria Ini Dapat Sanksi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 11:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 15 612 2130205 tipu-petugas-bandara-demi-terbang-bersama-kucing-kesayangan-pria-ini-dapat-sanksi-L48L3sMfm6.jpg Mikhail Galin dan kucingnya (Foto: Mikhail Galin/Facebook)

Membawa hewan peliharaan seperti kucing selama liburan tentu sangat menyenangkan. Sayangnya hewan peliharaan tersebut akan sulit untuk dibawa, terutama saat bepergian menggunakan pesawat terbang. Hewan peliharaan ini akan ditempatkan di area holding yang tidak nyaman dan keras.

Hal ini terjadi pada seorang pria bernama Mikhail Galin. Pria yang berasal dari Rusia itu tidak bisa hidup tanpa kucing kesayangannya yakni Victor. Saking cintanya, ia pun bahkan rela menyelundupkan hewan berbulu tersebut ke dalam pesawat.

Sebenarnya tidak ada niatan lain yang ingin dilakukan Galin. Ia hanya ingin tetap bersama kucing kesayangannya tersebut hingga memutuskan untuk melakukan aksi nekatnya saat melakukan penerbangan dengan maskapai Rusia Aeroflot.

 Pria dan kucing di pesawat

Galin yang membawa peliharaannya telah diberi tahu ketika berada di meja check-in bahwa Victor terlalu berat untuk terbang di kabin bersamanya. Alhasil ia pun wajib dikirim ke geladak apabila tetap ingin ikut dalam penerbangan tersebut.

Sekadar informasi maskapai ini memiliki kebijakan untuk membawa hewan peliharaan yang beratnya di bawah delapan kilogram dapat duduk bersama pemiliknya di kabin. Sayangnya Victor memiliki berat yang lebih besar yakni 10 kilogram.

Galin menjelaskan bahwa Victor tidak akan bertahan hidup berada di bawah geladak dalam penerbangan selama delapan jam dalam bagasi. Selain itu ia pun merasa terhantui selama perjalanan panjang yang ia lewati.

 Pria dan kucing di pesawat

Sayangnya, staf check-in Aeroflot tidak mau mengalah pada kebijakan yang sudah ada. Galin pun memutuskan untuk berpura-pura ketinggalan pesawat dan datang dengan rencana untuk membawa Victor dalam penerbangan.

Galin yang licik mencoba menghubungi teman-temannya untuk menemukan kucing yang bentuknya serupa dengan Victor namun memiliki ukuran fisik di bawahnya. Ia pun akhirnya menemukan "mini-Victor" dengan nama Phoebe di Moskow.

Setelah mendapatkannya, Galin pun kembali ke bandara untuk mencari jalan lain untuk terbang ke Vladivostok. Setelah tiba di check-in, Galin menempatkan Phoebe di timbangan, dan kucing yang lebih ringan diterima untuk terbang di kabin.

Namun di antara meja check-in dan pesawat, Galin menukar Pheobe dengan Victor dan langsung menaiki pesawat.

 Kucing

“Operasi untuk menggantikan kucing gemuk Viktor dengan kucing miniatur Phoebe berhasil. Timbangan menunjukkan aturan yang dapat diterima, dan karyawan perusahaan penerbangan dengan baik mengeluarkan boarding pass,” terang Galin, sebagaimana dilansir VT, Jumat (15/11/2019).

Namun, setelah menulis tentang rencana kejeniusannya di situs media sosial, Aeroflot segera merespons tipuan Galin. Menyusul "penyelidikan resmi", maskapai memutuskan untuk mengecualikan Galin dari program loyalitasnya.

Maskapai juga mencabut program loyalitas air miles Galin karena pelanggaran yang sengaja dibuatnya. Dikutip dari CNN, Aeroflot mengonfirmasi hal ini, bahwa mereka melihat dengan jelas tindakan yang dilakukan Galin dalam CCTV.

“Informasi ini dikonfirmasi dengan merekam dari kamera pengintai video. Selama prosedur inspeksi pra-penerbangan, penumpang mengeluarkan kucing berukuran besar yang terlihat seperti foto kucing,” tulis Aeroflot.

Galin mengaku ia salah, tetapi ia merasa kebijakan tentang maskapai penerbangan perlu diubah. "Saya melanggar aturan dalam situasi ini, terlepas dari motivasi. Aturan dibuat untuk diikuti mereka, bukan untuk dilanggar, dan di bawah setiap aturan ada dasar,” tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini