nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Biar Nyaman Bercinta, Ini yang Perlu Pasutri Tahu tentang Pelumas

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 17 November 2019 00:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 16 485 2130782 biar-nyaman-bercinta-ini-yang-perlu-pasutri-tahu-tentang-pelumas-sZezaAqtHI.jpg Ilustrasi (Foto : Yourtango)

Salah satu hal paling mendasar untuk menikmati kegiatan bercinta adalah persiapan yang tepat. Contohnya menyediakan pelumas untuk membantu proses penetrasi. Pelumasan yang kurang dapat membuat kegiatan bercinta menjadi menyakitkan.

Walaupun Miss V dapat memproduksi pelumas sendiri, namun terkadang itu belum cukup. Ada beberapa faktor yang membuat produksi pelumas berkurang antara lain menggunakan pengendalian kelahiran hormonal, merokok, konsumsi alkohol, menopause, anti-depresi, anti-histamin, dan lainnya. Padahal, pelumas dibutuhkan agar penetrasi terasa nyaman.

Pelumas dibutuhkan oleh perempuan yang mencoba melakukan bercinta pertama kalinya setelah melahirkan normal. Selain itu, pelumas juga dibutuhkan oleh perempuan yang mengalami dispareunia.

Pelumas

Dispareunia merupakan suatu kondisi di mana perempuan mengalami rasa sakit selama atau setelah bercinta. Melihat pentingnya pelumas untuk beberapa perempuan, maka tidak perlu ada rasa malu untuk menggunakannya.

Melansir First Post, Minggu (17/11/2019), ada beberapa jenis pelumas. Pertama pelumas berbasis air yang paling aman digunakan dengan kondom dan mainan.

Konsistensi pelumas ini serupa dengan pelumasan alami Miss V. Namun pelumas ini mudah mengering sehingga harus sering ditambahkan.

Pelumas

Selanjutnya pelumas berbasis minyak. Pelumas ini baik digunakan untuk bercinta di kamar mandi. Namun perlu diingat pelumas ini dapat menyebabkan kondom robek. Tapi pelumas ini lebih tahan lama sehingga tidak mudah mengering.

Kemudian pelumas berbasis silikon. Pelumas ini adalah pilihan yang baik untuk durasi bercinta lebih lama. Namun sedikit lebih sulit untuk dibersihkan.

Pelumas

Sementara itu, cara menggunakan pelumas adalah mengoleskan pada vulva dan lubang Miss V. Bisa juga dioleskan di kepala Mr P. Ulangi pengolesan pelumas setiap kali dibutuhkan. Hindari penggunaan losion, Petroleum jelly, air, bio-oil, dan ludah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini