3 Negara Favorit Para Jastip, Lumayan Buat Tambahan Uang Saku

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 18 November 2019 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 18 194 2131320 3-negara-favorit-para-jastip-lumayan-buat-tambahan-uang-saku-K7iBhd2JTN.jpg Ilustrasi (Foto : Freedesignfile)

Ada tiga negara yang menjadi surganya belanja untuk memburu barang-barang mewah. Selain modelnya high fashion, biasanya harganya juga lebih miring.

Tapi karena tak ada waktu dan ongkos pesawat yang mahal, makanya tak sedikit orang percaya dengan jasa titip (jastip). Dengan begitu Anda tak perlu repot belanja langsung, barang yang Anda inginkan pun jadi mudah didapat.

Biasanya orang sengaja memburu barang mewah lewat jastip, baik itu untuk kebutuhan fashion, beauty atau perlengkapan otomotif sekalipun. Ada satu kepuasan tersendiri yang mereka dapat saat barangnya dibeli di luar negeri.

Belanja

Selain untuk urusan gengsi, membeli barang dari luar negeri membuat sebagian orang percaya dengan kualitasnya. Begitupun dengan fungsinya yang sudah pasti terjamin.

Co-Founder Titipbeliin.com Bayu Sutrisno mengatakan, kini banyak sekali perusahaan start up baru yang bergerak di bidang jasa belanja. Hanya dengan memesan lewat gadget, semua barang yang Anda ingin beli tersedia. "Tapi mencari jasa titip yang legal dan terpercaya memang sulit. Belum lagi kalau urusan pajak," kata Bayu kepada Okezone.

Dia menuturkan, orang Indonesia selalu mengincar negara tertentu saat ingin berbelanja lewat jastip. Ada tiga negara yang paling diincar yakni Korea, Inggris, dan Jerman.

Membeli Kosmetik

Menurutnya, Korea unggul dengan kosmetik dan fashion, Inggris dengan produk pop culture seperti sepak bola dan produk luxury. Kemudian Jerman terkenal menjual produk otomotif kelas dunia, demand-nya

"Permintaan konsumen Indonesia banyak sekali yang ingin membeli barang dari tiga negara itu. Kami pun memfasilitasi hingga akhirnya konsumen percaya," imbuh Bayu.

Belanja

Anda juga harus hati-hati karena saat ini banyak orang yang terpaksa memilih jasa titip ilegal seperti hand carry atau bypass yang merugikan negara. Sebabnya banyak yang tidak menggunakan NPWP saat berbelanja, sehingga pembeli mendapatkan bebas pajak.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini