nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cuma di Indonesia Jenglot Digoreng Pakai Tepung, Netizen Ngakak Berjamaah

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 18 November 2019 12:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 18 298 2131163 cuma-di-indonesia-jenglot-digoreng-pakai-tepung-netizen-ngakak-berjamaah-RmCU6obyWd.jpg Jenglot goreng (Foto: Rio Ardhillah/Youtube)

Urusan bikin konten viral di media sosial, netizen Indonesia memang jagonya. Saking kreatifnya, belum lama ini ada YouTuber yang nekat memasukkan jenglot ke dalam konten videonya. Dia adalah Rio Ardhillah.

Dalam video berjudul "Cuma Kita Yang Berani Goreng Benda Ini", pada awalnya Rio dan kedua temannya terlihat hendak melakukan demo masak. Di hadapan mereka tersedia kompor listrik, wajan anti lengket, minyak goreng, dan tepung terigu.

Kedua teman Rio pun semakin penasaran, kira-kira menu masakan apa yang akan mereka buat kali ini. Selidik punya selidik, Rio ternyata telah menyediakan satu buah jenglot sebagai bahan utama masakan.

Hal tersebut sontak membuat kedua temannya terkejut. Namun mengingat tema konten video Rio bernuansa misteri, Panda dan Kartolo akhirnya hanya bisa pasrah menerima nasib.

 Benda aneh

"Lu tanya donk gue 'tarik' jenglotnya dari mana? Di buk* l*p*k," kata Rio disambut gelak tawa kedua temannya.

Melihat respons Panda dan Kartolo, Rio semakin bersemangat melontarkan jokes-jokes receh untuk mencairkan suasana. Salah satunya seperti saat ia membandingkan daging steak ala restoran bintang lima dengan jenglot goreng tepung yang hendak mereka buat dalam video tersebut.

"Biasanya kalau restoran steak itu kalau mau masak, dagingnya dipijat-pijat dulu biar bumbunya meresap. Kalau ini (jenglot) enggak, malah kita roasting dulu," tutur Rio bersemangat.

Rio kemudian menuturkan alasannya membuat video tutorial memasak jenglot. Ternyata ia sudah cukup jengah melihat masih banyak orang Indonesia yang masih percaya hal-hal berbau musyrik, seperti menyimpan jenglot sebagai penglaris atau jimat kebal.

"Kenapa kita goreng jenglot ini. Jenglot ini sudah sangat meresahkan, banyak yang minta ini itu ke jenglot. Masa gara-gara jenglot aja kita menyekutukan Allah," kata Rio.

Momen yang dinantikan akhirnya datang juga. Langkah pertama yang mereka lakukan adalah mengikat jenglot di botol air mineral menggunakn tali rapia. Mereka lalu menggunting kuku benda mungil itu yang cukup panjang.

Setelah dibersihkan, Rio mulai memasukkan tepung terigu ke dalam mangkuk, lalu mencampurkannya dengan air hingga menjadi adonan siap pakai. Tak beberapa lama, jenglot itu langsung dimasukkan dan dibaluri dengan adonan hingga menutupi seluruh tubuhnya.

Sembari menunggu bumbu meresap secara sempurna, Rio dan kedua temannya memanaskan kompor dan wajan untuk menggoreng jenglot. Kocaknya, saat adonan jenglot dimasukkan ke dalam wajan, salah satu teman Rio dibikin gagal fokus mencium aromanya.

"Kok wanginya enak kayak ayam goreng. Besok dibikin black pepper bisa kali ya," katanya.

 Sesuatu digoreng

"Kok malah kayak pisang goreng jadinya," kata Panda saat olahan jenglot goreng tepung siap disajikan.

Sembari memamerkan hasil masakannya, Rio menyampaikan sebuah pesan khusus untuk seluruh masyarakat Indonesia dan penonton setianya.

"Hikmah dari video ini. Jangan beli jenglot untuk penglaris atau dijadikan jimat kebal. Setiap langkah sebaiknya kita serahkan kepada Allah SWT," kata Rio.

Video tersebut berhasil menarik pehatian netizen yang gregetan ingin ikut berkomentar.

"kunti dijambak, pocong dilempar n dipentung, jenglot dicrispy. im wondering what kind of humiliation of dark creatures comes next," tulis akun orangambivert.

 Makanan di piring

"Next one ginjal-nya kuyang diambil buat dijual supaya bisa shinning shimmering splendid," tulis akun @ringgoops.

"Emang iya only in indonesia setan gak ada harga dirinya sama sekali," tulis akun @1qbaaalll.

Di era digital seperti saat ini, memang masih banyak masyarakat Indonesia yang mempercayai hal-hal berbau mistis. Sebelum jenglot goreng tepung ini viral di media sosial, netizen sempat dihebohkan oleh kabar yang menyebutkan bahwa banyak peserta CPNS menggunakan jimat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini