nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hatiku Luluh Lantak, Suamiku Selingkuh dengan Janda Kampung Sebelah

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 15:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 19 196 2131775 hatiku-luluh-lantak-suamiku-selingkuh-dengan-janda-kampung-sebelah-m4O5egua5P.jpg Ilustrasi (Foto : Memorial)

Hati istri mana yang kuat mengetahui suami mulai jarang pulang ke rumah dan menanyakan kabar anak, apalagi kalau ternyata selingkuh. Alasan tak logis pun diberikan si pria untuk menutupi kebusukannya itu.

Kesedihan ini yang tengah dialami Nia (bukan nama asli). Pernikahan yang sudah dijalani selama 14 tahun mesti kandas hanya dalam satu malam. Semua karena suaminya selingkuh dengan janda yang tinggal di kampung sebelah.

Janda itu diketahui memang suka menggoda banyak pria dan suami Nia lah yang terkena perangkapnya. Si janda diketahui memiliki paras yang menarik dengan alis disulam ala kadarnya. Tubuhnya yang montok menjadi senjata utamanya.

Suami Selingkuh

Begitu ciri-ciri si janda perebut suaminya yang coba dijelaskan Nia pada Okezone. Ya, Nia kini sudah lebih tenang setelah peristiwa tersebut. Meski amarah masih dapat dirasakan di suaranya yang sedikit tinggi dan bergetar.

"Saya sudah bisa terima semua, Insya Allah," ungkapnya mengawali cerita selingkuh suaminya dengan janda kepada Okezone, beberapa hari lalu.

Nia menerangkan, tanda-tanda sang suami mulai lupa rumahnya dimulai sejak 6 bulan yang lalu. Sang suami kerap pulang lebih larut dan dalam keadaan yang tak begitu letih. Hal ini bagi Nia aneh karena biasanya sang suami pulang dalam kondisi sangat letih.

Nia coba menelaah mungkin itu karena si suaminya sempat beristirahat dulu sebelum akhirnya pulang. Tapi, lama kelamaan, sang suami memilih tidak pulang ke rumah. Peristiwa ini yang membuat dirinya merasa ada sesuatu yang salah dengan rumah tangganya.

Satu bulan berlalu sejak pertama kalinya si suami mulai jarang pulang, tanda lainnya muncul. Ya, uang bulanan pun akhirnya tak secukup biasanya. Alasan si suami, sedang banyak urusan. Nia pun coba sabar dengan semua ini.

Pasutri

(Foto : Ilustrasi)

Puncaknya pun terjadi. Bukan, Nia bukan memergoki suaminya itu jalan dengan perempuan lain, tapi bicara jujur. Sang suami telah menjalin hubungan terlarang dengan janda kampung sebelah yang montok.

Hati Nia runtuh. Ia tak tahu lagi harus berbuat apa. Marah tentu saja ada di mulutnya, namun hatinya letih dengan semua ini. Pergolakan batin ini membuat dirinya sakit. Ya, Nia sakit setelah tahu suaminya selingkuh.

Dalam kondisi lemah, Nia mesti merawat 4 orang anaknya seorang diri. Suaminya tak lagi pulang selama sebulan. Semua kebutuhan rumah ia terpaksa minta bantuan orangtuanya. Tak ada jalan lagi, ia kembali memeluk orangtuanya dan kembali ke meja makan orangtuanya untuk minta makan.

Kondisi ini ia jalani selama dua bulan sampai akhirnya sang suami menghubungi ia lagi. "Dia mau kasih uang bulanan, tapi, ya, tidak mau kembali lagi ke saya," ungkapnya menahan tangis.

Matanya mulai berkaca seraya dirinya menjelaskan sang suami pun bahkan tak mau lagi melihat anak-anak mereka. Hal ini lagi-lagi membuat hati Nia hancur.

Perempuan Menangis

(Foto : Ilustrasi)

Sebulan sekali sang suami akan datang ke rumah Nia untuk memberikan uang. Tapi, momen ini terjadi di luar rumah. Nia menjelaskan, suaminya itu sudah malu kalau sampai melihat anak-anak mereka.

Untuk bisa bertahan hidup, Nia sekarang akhirnya mesti bekerja di pasar sebagai penunggu warung telur. Pekerjaan ini dia ambil karena terpaksa. Ia kini hanya memikirkan nasib anak-anaknya ke depan.

Ketakutan akan putusnya sekolah sang anak ada di depan mata. Penderitaan ini pun tapinya tak digubris sang suami. Ia benar-benar telah asyik menikmati hidupnya dengan si janda montok.

"Saya mau marah juga percuma, jadi mending saya berjuang membesarkan anak-anak saya dan menjadi ibu yang baik untuk mereka. Saya lepasin suami saya untuk si janda. Keputusan cerai sedang saya urus," ceritanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini