nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengintip Penangkaran Ular Ganas di Australian Reptile Park

Alan Pamungkas, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 04:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 19 406 2131943 mengintip-penangkaran-ular-ganas-di-australian-reptile-park-mAq0yKli7p.jpeg Kane, pemandu wisata di Australian Reptile Park saat mengambil bisa ular (Foto: Alan Pamungkas/Okezone)

NEW SOUTH WALES - Australia memiliki beragam hewan unik sekaligus ganas. Salah satu hewan liar yang kerap meneror masyarakat adalah ular ganas yang memiliki bisa mematikan.

Negara bagian New South Wales mempunyai Australian Reptile Park yang berisi tempat penangkaran berbagai ular mematikan. Di tempat inilah, bisa ular diambil untuk dijadikan anti-venom. Untuk menolong korban gigitan ular mematikan.

Okezone berkesempatan mengunjungi Australian Reptile Park untuk melihat langsung tempat penangkaran ular yang sebenarnya tertutup untuk umum itu. Ular yang disimpan pun beragam, mulai dari King Cobra, Rattlesnake hingga Eastern Brown.

 Gapura

Bisa ular yang diambil akan dijadikan anti-venom. Bisa ular tersebut diambil oleh para ahli yang kemudian dikirim ke Victoria untuk diproduksi menjadi anti-venom. Butuh kehati-hatian tinggi untuk mengambil bisa tersebut. Salah langkah, nyawa taruhannya. Perangkat keamanan pun selalu siap sedia.

"Tempat ini sudah menyelamatkan lebih dari 20.000 manusia di Australia. Dulu ada banyak orang di Australia tewas karena digigit ular. Berkat adanya tempat seperti ini, angka itu bisa ditekan menjadi dua orang meninggal setiap tahun karena gigitan ular,” jelas Kane, pemandu Australian Reptile Park.

 Laki-laki memegang ular

Tak cuma berisi ular berbisa, Australian Reptile Park juga memperlihatkan berbagai jenis buaya dan aligator yang berenang bebas di danau buatan. Sekeliling danau dilingkari jeruji besi dan kawat agar pengunjung tak bisa masuk ke area berbahaya tersebut.

 Hewan makan

Hewan khas Australia lainnya pun ada di sini, seperti koala dan kanguru. Pengunjung bisa bebas memegang kanguru tersebut. Ingin lebih seru, pengunjung bisa membeli makanan khusus dan memberikan kepada kanguru yang berlarian bebas tanpa pengawalan.

Untuk koala, pengunjung hanya bisa melihat dari luar kandang, namun Okezone beruntung bisa memegang langsung koala yang kala itu sedang tertidur pulas.

 Hewan di pohon

Salah satu yang menjadi primadona adalah tasmanian devil. Hewan asli Australia ini selalu menyita perhatian pengunjung. Maklum, tasmanian devil adalah hewan langka dan satu-satunya anggota genus sarcophilus yang masih hidup.

Okezone mengunjungi Australian Reptile Park dalam rangka famtrip New South Wales Destination bersama Singapore Airlines. Berangkat dari Jakarta kemudian transit di Singapura. Bersama Singapore Airlines, butuh waktu 7 jam dari Singapura menuju Sydney.

Perjalanan dengan nomor penerbangan SQ 221 menggunakan Boeing 777-300ER yang memiliki fasilitas kabin yang luas, lamanya waktu tak begitu terasa. Menonton film, mendengarkan musik hingga menikmati makan dan camilan yang disediakan salah satu cara ampuh untuk menghabiskan waktu.

Setibanya di Sydney Airport, Okezone dijemput oleh Jim Tan, pemandu dari New South Wales Destination. Menggunakan mobil MVP, butuh kurang lebih satu jam dari Sydney Airport menuju Australian Reptile Park.

 Laki-laki memegang gelas

Jika Anda ingin mengunjungi Australian Reptile Park, siapkan uang AUD35 (sekira Rp336 ribu) untuk orang dewasa dan AUD21 (sekira Rp201 ribu) untuk anak usia 3-15 tahun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini