Viral Kasus Pelemparan Sperma, Dokter: Pelaku Eksibisionis Alami Gangguan Jiwa!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 20 481 2132080 viral-kasus-pelemparan-sperma-dokter-pelaku-eksibisionis-alami-gangguan-jiwa-1grCKYjTAp.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Menurut dr. Alvina, terdapat kemungkinan para ekshibisionis ini memiliki gangguan jiwa yang lain, kesulitan dalam bersosialisasi, serta memiliki kepercayaan diri yang rendah. "Biasanya, target ekshibisionis ialah orang asing yang ia tidak dikenal,” terang dr. Alvina.

Lebih lanjut dr Alvina menyatakan, ada dampak berkelanjutan dalam diri ekshibisionis, di antaranya yaitu sesaat merasakan kepuasan seksual dan kemudian mungkin merasa bersalah. Tapi, yang menjadikannya unik adalah dia tidak bisa menahan dorongan untuk melakukannya kembali.

Ekshibisionis dapat melakukan tindakan berulang jika mereka tidak melakukan terapi yang adekuat.

Para ekshibisionisme ini biasanya merasa berbeda, sehingga semakin menarik diri dari pergaulan sosial dan merasa malu. Ekshibisionis dapat melakukan tindakan berulang jika mereka tidak melakukan terapi yang adekuat.

"Biasanya, terapi dilakukan dengan memadukan psikofamaka (obat) dengan psikoterapi yang tentunya harus diakukan evaluasi menyeluruh apakah terdapat gangguan jiwa lain yang juga tentunya memerlukan terapi dalam bentuk lainnya,” tambah dr. Alvina.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini