nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Paket Tur Kuliner Kini Jadi Tren di Kalangan Generasi Milenial

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 15:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 21 298 2132685 paket-tur-kuliner-kini-jadi-tren-di-kalangan-generasi-milenial-DrPtWuN0Cc.jpg Paket tur kuliner semakin jadi tren (Foto : @makananbali/Instagram)

Kuliner dengan dunia pariwisata memang sangat terkait satu sama lain. Mengingat sektor kuliner merupakan salah satu kebutuhan dasar dari para wisatawan, baik itu domestik ataupun mancanegara.

Seiring dengan berjalannya waktu, kini yang namanya kuliner bukan hanya sekedar pemenuhan akan kebutuhan makan. Namun di dunia pariwisata, sudah berkembang pesat menjadi wisata kuliner yang bahkan menjadi salah satu program kerja dari Pemerintah.

Seperti yang diungkapkan oleh Rizki Handayani Mustafa selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia. Menurutnya, wisata belanja dan kuliner merupakan salah satu wisata yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap perekonomian.

Sate Bundel

(Foto : @sbykulinerinfo/Instagram)

"Kedua wisata ini jadi salah satu penggerak perekonomian nasional. Secara proaktif, kami mendorong promosi kuliner Indonesia di pasar potensial. Misalnya, dengan menghadirkan lima ikon kuliner versi Kemenparekraf yakni soto, sate, rendang, nasi goreng, dan tumpeng di festival-festival kuliner mancanegara,” ujar Rizki, saat ditemui Okezone, Kamis (21/11/2019) dalam acara “Petualangan Kuliner GoFood by GoJek”, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Dengan perkembangan zaman, kini yang namanya wisata kuliner di dunia pariwisata Indonesia bukan hanya mencari tempat-tempat makan legendaris nan lezat. Ditambahkan oleh Rizki, sekarang makin berkembang menjadi paket tur kuliner, seperti yang sudah ramai ada di Yogyakarta dan Bali.

Paket tur kuliner menyajikan pengalaman makan yang berbeda kepada para wisatawan. Pengalaman atau sensasi yang didapatkan bukan hanya sekedar makan enak dan kenyang, tapi melihat dan merasakan langsung proses masakan tersebut dari mulai belanja bahan-bahan makanan, proses memasak, sampai akhirnya bisa disajikan.

Kangkung Plecing

(Foto : @makananbali/Instagram)

“Sekarang paket tur kuliner sudah berkembang di Yogyakarta dan Bali, jadi mulai dari belanja, masak, sampai makan. Kenapa yang kayak gini sudah mulai berkembang, sebab sekarang trennya sudah berubah. Ada pengaruh dari kemajuan media sosial, jadi generasi milenial sekarang tuh suka pengalaman. Cerita, konten dan eksistensi. Enggak sekedar makan doang lalu selesai,” imbuhnya.m

Baru bergeliat di dua daerah, ditegaskan oleh Rizki pemerintah melalui Kemenparekraf sendiri tengah berupaya untuk mendorong daerah-daerah lain agar bisa mencontoh Yogyakarta dan Bali dalam memajukan industri wisata kuliner khas tradisionalnya.

Gudeg Mbah Tjokro

(Foto : @kulineryogya/Instagram)

“Yogyakarta dan Jawa Tengah itu makanan tradisionalnya unik dan banyak, gampang juga dijumpai. Orang ke sana bisa experience, ini juga muncul karena adanya kreativitas dari para pelaku usahanya. Bali juga sudah lebih banyak terutama kawasan Ubud, mereka pintar mengembangkan paket wisatanya. Selain Bali dan Yogyakarta, Padang mau kita dorong lagi nih sama Bandung juga yang sebetulnya sudah sejak lam jadi destinasi kuliner,” tutup Rizki.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini