nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Kunjungi 9 Negara Ini di 2020 kalau Masih Sayang Nyawa

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 12:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 21 406 2132601 jangan-kunjungi-9-negara-ini-di-2020-kalau-masih-sayang-nyawa-WwvyCsy1Yq.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEAMANAN suatu negara menjadi salah satu pertimbangan wisatawan mancanegara saat hendak pergi berlibur. Tentunya banyak wisatawan yang enggan berkunjung ke suatu negara yang tidak aman lantaran mengancam keselamatan.

Baru-baru ini SOS International meluncurkan Peta Risiko Perjalanan berdasarkan berbagai faktor. Pada Peta Risiko Perjalanan yang diluncurkan oleh SOS International, tercatat negara-negara paling berisiko di dunia untuk tahun 2020 berada di Afrika.

Negara-negara tersebut adalah Libya, Somalia, Sudan Selatan, dan Republik Afrika Tengah. Daftar tersebut dibuat oleh para pakar risiko global yang mengurutkan keselamatan negara di tiga kriteria berbeda yakni medis, keamanan, dan keselamatan jalan.

 Untuk risiko medis perjalanan, kategorinya adalah 'sangat tinggi' berdasarkan rating bintang hingga skala 5.

Penilaian pada masing-masing faktor berbeda. Untuk risiko medis perjalanan, kategorinya adalah 'sangat tinggi' berdasarkan rating bintang hingga skala 5.

Kemudian untuk risiko keamanan perjalanan kategorinya adalah 'ekstrem' juga berdasarkan rating bintang. Sedangkan untuk risiko keselamatan jalan melihat yang memiliki angka lebih dari 25 kematian per 100 ribu penduduk.

Negara-negara yang dinilai 'ekstrem' untuk risiko keamanan antara lain, Mali di barat laut Afrika dan Suriah, Irak, Yaman, serta. Afghanistan di Timur Tengah.

Sedangkan negara yang memiliki penilaian sangat tinggi untuk risiko medis perjalanan antara lain Venezuela, Haiti, Korea Utara, Suriah, Irak, Afghanistan, Yaman, Eritrea, Burkina Faso, Niger, Guinea, Sierra Leone, Liberia, Guinea-Bissau, dan Burundi.

Melansir Independent, SOS International mengatakan pihaknya memberikan peringkat risiko perjalanan medis dengan menilai berbagai risiko kesehatan Mulai dari beban penyakit menular, faktor lingkungan, data evakuasi medis, data trauma jalan, standar layanan medis darurat.

Selain itu, ada perawatan medis rawat jalan dan rawat inap, akses ke kualitas persediaan obat-obatan, hingga hambatan budaya, bahasa atau administrasi.

akses ke kualitas persediaan obat-obatan, hingga hambatan budaya, bahasa atau administrasi.

Berdasarkan peringkat, berikut susunan negara yang memiliki risiko keamanan tertinggi :

1. Libya

2. Somalia

3. Sudan Selatan

4. Republik Afrika Tengah

5. Mali

6. Syria

7. Irak

8. Yaman

9. Afganistan

Di sisi lain, SOS International juga merilis daftar negara dengan peringkat keselamatan tertinggi berdasarkan ketiga penilaian. Berikut susunannya :

1. Islandia

2. Norwegia

3. Finlandia

4. Denmark

5. Swiss

6. Luksemburg

7. Slovenia

8. Andorra

9. Svalbard

10. Greenland

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini