nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berlebihan Pakai Sunscreen, Tulang Rusuk Wanita Ini Sampai Patah

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 22 November 2019 10:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 22 611 2133049 berlebihan-pakai-sunscreen-tulang-rusuk-wanita-ini-sampai-patah-XBt6HGsiRz.jpg Akibat pemakaian sunscreen (Foto: Thankyourbody)

CUACA panas biasanya membuat masyarakat berpikir dua kali untuk pergi meninggalkan rumah. Selain berkeringat sinar matahari juga bisa membakar kulit, alhasil sunscreen kerap digunakan untuk mengantisipasinya.

Namun, penggunaan sunscreen secara berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan pada manusia, seperti kisah yang dialami seorang wanita dari provinsi Zhejiang, China Timur.

Wanita yang baru berusia 20 tahun bernama Xiao Mao (nama samaran) kabarnya batuk dengan keras yang membuat 10 tulang rusuknya patah. Tulang rusuknya menjadi rapuh karena penggunaan sunscreen yang berlebihan dan membuat tubuhnya menjadi kekurangan vitamin D. Ia diketahui mengalami batuk saat menarik tikar jerami untuk melawan panas pada malam hari.

Tulang rusuk

Seketika malam itu pun ia langsung batuk-batuk. Karena tak kunjung reda, ia pun memanggil dokter. Hasil diagnosa menunjukkan bahwa Mao menderita asma akibat alergi dan batuk yang hebat, jika dibiarkan makan dapat menyebabkan kesehatannya menjadi semakin parah. Setelah melewati beberapa hari dengan penyakit batuknya, Mao merasakan sakit yang hebat pada sisi kiri dadanya.

Setelah diperiksa, ternyata rasa sakit tersebut disebabkan oleh beberapa tulang rusuknya yang patah. Dokter yang memeriksa pun terkejut dan segera melakukan pemeriksaan kepadatan tulang. Hasilnya menyatakan bahwa tulang yang dimiliki Mao jauh lebih rendah ketimbang standar yang dimiliki oleh para wanita di China, terutama pada usianya yang masih belia. Selain itu Mao juga kekurangan vitamin D dan kadar kalsium serta fosfat darahnya yang sangat rendah.

 Sunscreen

Sebagaimana dilansir Oddity Central, Kamis (21/11/2019), Mao mengaku kepada dokter bahwa ia selalu berupaya mencegah kulitnya terbakar oleh sinar matahari. Ia akhirnya menggunakan sunscreen SPF50 sepanjang tahun ketika keluar dari rumah. Obsesinya memiliki kulit putih telah membuat dirinya berakhir tragis.

Mendengar pengakuan dari Mao, sang dokter menduga bahwa sunscreen yang dikenakan setiap hari oleh pasiennya menjadi penyebab utama tulang rusuknya patah. Dokter tersebut yakin bahwa pada usia 20 tahun manusia dapat menyerap vitamin D yang diperlukan hanya dengan membiarkan kulit mereka terpapar cahaya matahari selama 20 menit sebanyak tiga kali seminggu.

 Sunscreen

Tapi karena penggunaan sunscreen yang berlebihan, maka tidak ada cukup vitamin D yang bisa diserap oleh tubuh. Di sisi lain kasus ini sedikit kontroversial. Pasalnya beberapa penelitian menyebut bahwa penggunaan sunscreen tidak akan menghambat sintesis vitamin D pada tubuh manusia.

Sekadar informasi, pada zaman China kuno perbedaan warna kulit memang sangat diperhatikan. Warna kulit dikaitkan dengan royalty dan kekayaan. Para petani yang bekerja di ladang setiap hari akan memiliki kulit yang lebih gelap. Sementara anggota kelas atas atau bangsawan akan cenderung memiliki kulit yang lebih putih.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini