nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Emak-Emak Serbu Toko Tous Les Jours, Bikin Netizen Bangga!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 23 November 2019 14:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 23 298 2133536 viral-emak-emak-serbu-toko-tous-les-jours-bikin-netizen-bangga-u96LB92NgT.jpg Emak-emak luapkan kekesalan di toko Tous les Jours (Foto: yusuf_dumdum/Twitter)

Kasus rasisme dan intoleransi yang dilakukan oleh toko roti Tous les Jours masih berlanjut. Meski pihak manajemen telah mengeluarkan klarifikasi melalui akun Instagram resmi mereka, amarah masyarakat Indonesia rupanya masih belum bisa diredam.

Sebelumnya, publik dihebohkan oleh pengumuman bernuansa rasis di salah satu cabang Tous les Jours di Pacific Place, Jakarta Selatan. Pengumuman itu berisikan imbauan bahwa pengunjung tidak bisa lagi menuliskan ucapan Natal dan hari raya agama selain Islam, pada roti atau kue yang mereka pesan.

Buntut dari kasus tersebut, kini banyak orang berdatangan ke toko roti asal Korea itu untuk menuntut tindakan tegas kepada pihak manajemen. Seperti yang terlihat pada video yang diunggah oleh akun Twitter @yusuf_dumdum.

 Laki-laki berdiri

Dalam video tersebut, sejumlah emak-emak tampak mengungkapkan kekesalannya ke salah satu pegawai Tous les Jours yang kebetulan sedang menjalankan tugasnya.

Salah satu di antara emak-emak itu terdengar berbicara dengan suara lantang kepada si pegawai. Ia merasa keberatan dengan keputusan pihak Tous les Jours yang enggan memenuhi permintaan pelanggan untuk menuliskan ucapan Selamat Natal atau hari raya besar lainnya selain Islam.

"Kita juga Islam, tapi kita tahu diri. Kalau ada yang kaya gitu suruh balik ke Arab sana," tutur emak-emak yang memakai busana bermotif flannel.

 Perempuan berdiri

Pernyataan itu langsung disambut oleh salah satu temannya yang turut merasa geram, melihat polemik tentang ucapan selamat Natal ini.

"Gak usah di Arab di mana aja. Tidak boleh begitu di Indonesia. Indonesia Bhinneka Tunggal Ika. Sampaikan ya ke manajemen kalian," tegas emak-emak berbaju biru putih.

Ia menambahkan, bila pihak manajemen toko tidak melakukan tindakan tegas kepada pelaku atau pegawai yang menuliskan pengumuman berisikan pesan-pesan rasis yang sempat menghebohkan media sosial, mereka mengancam akan membuat kesepakatan dengan orang banyak.

"Karena kita juga akan bikin kesepakatan oleh banyak orang. Kalau sampai orang itu tidak diapa-apain berarti enggak bener. Orang tersebut harus dipecat. Saya orang HRD, harus dipecat orang kayak gitu. Sampaikan ke manajemen ya," tambahnya.

Di hadapan mereka sang kasir hanya bisa melemparkan senyuman sembari meyakinkan emak-emak tersebut, bahwa masukan yang telah mereka berikan akan ia sampaikan ke pihak manajemen.

"Nanti kita sampaikan," tuturnya dengan halus.

Video berdurasi singkat ini pun akhirnya ikut-ikutan viral di media sosial. Sampai berita ini dituliskan, video itu sudah dibagikan lebih dari 1.800 kali dan dibanjiri ratusan komentar. Bahkan memicu perdebatan di kalangan netizen.

Beberapa di antara mereka menyayangkan perilaku gerombolan emak-emak tersebut yang seolah-olah seperti sedang main hakim sendiri.

"loh loh loh. Ga ada urusannya sama pegawai yang jaga toko, mereka toh cuma kerja. Panggil atasannya maki-maki sepuasnya," tulis akun abi**1.

"Andai ibu-ibu itu sadar sedang bicara dengan siapa, pasti gak akan ngegas. Mereka berdua kan karyawan staff yang ikut aturan tokonya saja, gak boleh kritis, namanya juga pekerja teknis. Kerja baik, ambil ilmu, pulang bawa duit. Udah. Duh, buibuk mara-mara malah salah sasaran malahan," tulis akun mi*oren**elur.

Ada juga netizen yang memuji keberanian para emak-emak dalam menjaga kesatuan bangsa Indonesia.

"Ini saya suka.. the power of emak-emak dalam artisn yang positif. Tuhan, semoga semakin banyak orang-orang baik yang bersuara, dan terima kasih kau sudah bukakan hari mereka untuk mempunyai keberanian membela apa yang menjadi ideologi negara indonesia tercinta ini," tulis akun **ak*ink*awa.

"Tolong kasih emak-emak ini piala atau penghargaan," tulis akun ind*a*a29_.

"Ibu-ibu ini hebat. Mereka pejuang ketidakadilan," tulis akun pa*arib**fran*y.

"Ini beda kelasnya sama emak-emak pepes yang nyebar fitnah n hoax kemarin," tulis akun brand**997*325.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini