Salah Kaprah Pemahaman Kacamata Bikin Minus Bertambah, Ini Faktanya

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 23 November 2019 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 23 481 2133546 salah-kaprah-pemahaman-kacamata-bikin-minus-bertambah-ini-faktanya-8dY0x6HW8W.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Jumlah penyandang miopia atau rabun jauh terus meningkat terutama di kalangan anak-anak. Berdasarkan data, 89-90 persen anak di Asia Timur mengalami miopia saat lulus SMA sehingga mengharuskan mereka memakai kacamata minus. Tujuannya untuk membantu fungsi penglihatan menjadi normal.

Pada orang-orang yang mengalami miopia, cahaya yang masuk tidak fokus di retina mata melainkan jatuh di depannya. Oleh karena itu penyandang miopia perlu menggunakan lensa minus yang dapat membiaskan cahaya hingga menyebar. Dengan begitu sistem optik mata menjadikan cahaya jatuh tepat di retina agar bisa melihat jelas.

 Perempuan berkacamata

Akan tetapi, beberapa orang dengan miopia enggan mengenakan kacamata untuk membantu penglihatannya. Begitu juga dengan sejumlah orangtua yang tidak menghendaki anaknya memakai kacamata karena takut minus mata bertambah.

Menurut dokter spesialis mata, Prof. dr Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM, PhD, persepsi kacamata menambah minus itu salah.

"Persepsi kacamata menambah minus mata itu bagi yang enggak ngerti. Pertambahan minus dengan penggunaan kacamata itu berbeda. Mesti dilihat dulu pertumbuhan anak-anak," ujar dr Tjahjono sewaktu dihubungi Okezone melalui sambungan telepon, Sabtu (23/11/2019).

Dijelaskan olehnya, pertumbuhan tinggi badan anak ikut membuat dimensi bola mata bertambah. Hal ini dikarenakan ukuran kepala anak menjadi lebih besar.

Ambil contoh pada anak dengan penglihatan normal, dimensi bola matanya 2 cm. Sedangkan anak yang matanya minus dimensi bola mata menjadi 5 cm atau bahkan lebih, tergantung minusnya.

 Anak memakai kacamata

Pada anak-anak dengan miopia yang dimensi bola matanya bertambah seiring ukuran kepala makin besar, maka minus matanya juga bisa bertambah. Oleh karena itu, penambahan minus mata bukan dikarenakan anak-anak memakai kacamata. Malah kacamata membantu menghambat pertambahan minus.

"Tujuan dikasih kacamata agar bola mata tidak semakin memanjang. Sebab saat penglihatan kabur, orang cenderung akan memicingkan matanya. Hal itu memberikan tekanan pada bola mata sehingga semakin memanjang, kayak balon kalau dipencet makin panjang," ucap dr Tjahjono.

Kacamata merelaksasikan otot-otot mata sehingga bola mata tidak bertambah panjang. Dengan begitu mencegah minus bertambah. Namun sekali lagi, kalau tinggi badan bertambah, maka dapat dipastikan minus mata bertambah.

"Jadi jangan dibalik, memakai kacamata tidak menambah minus. Kalau tidak mau pakai kacamata ya silakan. Tapi pasti susah melihat karena kabur, jadinya bola mata dipaksa hingga bertambah panjang. Selain itu membuat mata cepat lelah," pungkas dr Tjahjono.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini