nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peradangan di Tubuh Sebabkan Kelesuan Mental yang Pengaruhi Fungsi Kognitif

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 24 November 2019 07:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 23 481 2133659 peradangan-di-tubuh-sebabkan-kelesuan-mental-yang-pengaruhi-fungsi-kognitif-E6EGcezHrL.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Inflamasi atau peradangan di dalam tubuh dapat menghambat produktivitas. Saat terjadi peradangan, tubuh akan melindungi diri dari infeksi mikroorganisme asing seperti virus dan bakteri.

Mekanisme di dalam tubuh saat melawan peradangan biasanya akan menimbulkan gejala fisik penurunan kesehatan. Sebut saja demam, pusing, dan flu.

Tak hanya gejala fisik, peradangan ternyata berdampak pada kondisi mental. Suatu penelitian baru-baru ini menemukan hubungan antara kelelahan mental dan gejala fisik dengan peradangan.

 Perempuan memegang kepala

Hubungan tersebut menjelaskan alasan orang yang mengalami kondisi medis kronis karena peradangan sering mengeluh kelesuan mental yang parah, bersamaan dengan gejala fisik.

Penelitian bersama yang dilakukan oleh University of Alabama dan University of Birmingham menyelidiki hubungan antara peradangan dengan kelesuan mental yang dirasakan ketika terjadi rasa sakit kronis. Peneliti melihat cara tubuh merespons penyakit. Sebanyak 20 orang pria muda ikut serta dalam penelitian ini.

Semua peserta penelitian menerima dua suntikan pada hari yang berbeda. Suntikan pertama menyebabkan peradangan, sementara suntikan lainnya menyebabkan plasebo.

Peserta kemudian menjalani uji respons kognitif dan aktivitas otak. Ada beberapa faktor yang dilihat antara lain kewaspadaan, memilih informasi sensorik, dan memilih hal yang harus diperhatikan.

Semuanya diukur berdasarkan tingkat peradangan yang diuji menggunakan sampel darah. Hasil penelitian menunjukkan peradangan secara khusus memengaruhi area otak yang bertanggung jawab untuk tetap waspada. Namun, proses perhatian lainnya tidak terpengaruh oleh peradangan tubuh.

 Pria menempel di tembok

"Para peneliti telah lama mencurigai hubungan antara peradangan dengan fungsi kognitif. Tetapi sangat sulit untuk menemukan alasan jelas tentang sebab dan akibat," kata dr Ali Mazaheri, co-senior penulis penelitian dalam tulisannya seperti yang Okezone kutip dari Independent, Minggu (24/11/2019).

Dokter Ali memberikan contoh, orang yang hidup dengan kondisi medis kronis atau kelebihan berat badan mungkin mengeluh tentang gangguan kognitif.

Walaupun belum tentu hal itu dialaminya karena mengalami peradangan atau ada hal lain, yang jelas dapat dikatakan peradangan tak hanya menghambat produktivitas dari segi fisik tetapi juga mental.

"Penelitian kami telah mengidentifikasi proses kritis tertentu dalam otak yang jelas terpengaruh ketika peradangan hadir," pungkas dr Ali.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini