nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warna Mata Langka Pada Manusia, Beneran Ada atau Cuma Mitos?

Fadhilah Annisa, Jurnalis · Minggu 24 November 2019 12:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 24 612 2133747 warna-mata-langka-pada-manusia-beneran-ada-atau-cuma-mitos-K8rLsMLDu4.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

RATA-RATA orang Indonesia memiliki warna mata yang cenderung gelap seperti warna cokelat. Namun, di negara lain setiap orangnya memiliki berbagai macam warna mata seperti biru, abu-abu bahkan ada yang berwarna merah.

Perbedaan warna pada mata bisa dikarenakan faktor keturunan dari tiap ras yang ada di belahan dunia. Contohnya seperti di negara bagian barat yang rata-ratanya memiliki warna mata berwarna biru. Namun tak hanya itu masih banyak warna mata yang bisa dibilang warna yang langka.

Warna hijau

Meskipun penelitian ilmiahnya kurang, sangat mungkin bahwa hijau adalah salah satu warna mata paling langka di seluruh dunia. Secara umum dikutip bahwa hanya 2% dari populasi dunia memiliki mata hijau, meskipun sulit untuk menentukan dari mana angka itu berasal.

Sekalipun jumlahnya akurat, 2% dari 7,3 miliar orang di dunia adalah 146 juta.

Sekalipun jumlahnya akurat, 2% dari 7,3 miliar orang di dunia adalah 146 juta. Ini kira-kira populasi Rusia. Itu bukan untuk mengatakan bahwa mata hijau tidak istimewa, karena memang begitu! Itu hanya tergantung di mana Anda berada.

Di sebagian besar dunia, hampir setiap orang memiliki rambut dan mata cokelat, dengan warna hijau sangat langka atau bahkan tidak ada sama sekali. Mata hijau paling umum di Eropa Utara dan Tengah meskipun mereka juga dapat ditemukan di Eropa Selatan serta Asia Barat.

Misalnya, di Irlandia dan Skotlandia, 86% populasi memiliki mata biru atau hijau, dan di Islandia, 89% wanita dan 87% pria memiliki mata biru atau hijau. Di antara orang Amerika Eropa, mata hijau paling umum pada orang keturunan Celtic atau Jermanik baru-baru ini. Mata hijau juga cenderung lebih sering terjadi pada wanita.

Warna ungu dan merah

Ternyata pada mata manusia, mata ungu atau merah yang sebenarnya tidak muncul secara alami. Namun, beberapa mata bisa tampak ungu di bawah pencahayaan atau kondisi rias tertentu.

Elizabeth Taylor terkenal dengan matanya yang ungu, meskipun dalam kenyataannya ia hanya memiliki mata yang sangat biru yang dapat terlihat ungu tergantung pada pencahayaan. Namun, dia memiliki deretan bulu mata ganda, mutasi genetik yang langka.

Orang dengan albinisme, suatu kondisi yang menyebabkan kekurangan total atau tingkat pigmen yang sangat rendah pada kulit, rambut, dan mata, kadang-kadang tampak memiliki mata ungu atau merah.

Namun, dia memiliki deretan bulu mata ganda, mutasi genetik yang langka.

Warna kuning

Mata kuning yang sebenarnya sangat langka, paling tidak sama langkanya dengan mata hijau atau bahkan lebih jarang. Kebanyakan orang hanya melihat sepasang orang bermata kuning selama hidup mereka.

Mata kuning sepenuhnya solid dan memiliki warna kekuningan, keemasan, atau cokelat kehitaman dan tembaga. Mereka juga dapat mengandung sedikit emas dan abu-abu.

Beberapa sumber mengatakan bahwa ini bisa disebabkan oleh peningkatan kehadiran pigmen yang disebut lipochrome (juga dikenal sebagai pheomelanin).

Mata kuning sering disebut mata serigala karena warna keemasan dan kekuningan yang kuat dengan warna tembaga mirip dengan yang terlihat di mata serigala. Selain serigala, warna mata kuning juga dapat ditemukan pada hewan lain, seperti anjing, kucing peliharaan, burung hantu, elang, merpati dan ikan.

Warna hitam

Berlawanan dengan kepercayaan populer, ternyata mata yang benar-benar berwarna hitam itu tidak ada. Beberapa orang dengan banyak melanin di mata mereka mungkin tampak memiliki mata hitam tergantung pada kondisi pencahayaan. Ini bukan benar-benar hitam, tetapi hanya cokelat yang sangat gelap.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini