Viral Emak-Emak Keki dengan Tous les Jours, Netizen: Kelar Bisnis Lo!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 24 November 2019 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 24 612 2133849 viral-emak-emak-keki-dengan-tous-les-jours-netizen-kelar-bisnis-lo-OMxylSEKSt.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MINGGU ini sebagian masyarakat dibuat geram oleh peraturan Tous les Jours yang menyatakan tak boleh tuliskan Natal dan perayaan agama lain di atas kue. Peraturan ini mendapat penolakan keras masyarakat, termasuk dari para emak-emak.

Bahkan, gerakan boikot Tous les Jours juga sempat digaungkan beberapa netizen di media sosial. Mereka menilai apa yang dilakukan manajemen toko kue tersebut berlebihan dan menciptakan kondisi intoleransi antar agama di negara ini.

Lebih lanjut, berdasar pantauan Okezone di media sosial, setelah beredar video emak-emak melabrak salah satu toko Tous les Jours di Jakarta, kini muncul kembali video lanjutan.

Ya, dalam video yang dibagikan akun Twitter @mamigembulmu, kita bisa lihat bersama ada dua emak-emak yang terlibat dalam video berdurasi 14 detik tersebut.

Bisa dilihat di sana, awalnya si emak berkacamata ingin membeli kue Tous les Jours. Ia sudah hampir mengambil kue incerannya, namun kemudian datang emak-emak berbaju merah yang menghadang keinginan emak pertama.

Alhasil, si emak berkacamata dibuat jauh dari toko kue tersebut sambil dinasihati untuk tidak membeli kue yang dijual toko asal Korea Selatan tersebut.

"Ojok tukuuuu... Ojok tukuuu. Nggak oleh," kata si emak berbaju merah sambil menarik tubuh emak satunya menjauh dari toko.

Tidak bisa dipastikan apakah ini video sungguhan atau rekayasa semata. Namun, video ini mungkin sebagai isyarat kalau banyak emak-emak yang akhirnya kecewa dengan sempat beredarnya pernyataan diduga intoleransi yang dilayangkan Tous les Jours.

Dalam keterangan video, si netizen menuliskan pernyataan yang cukup mengocok perut. "Reaksi emak-emak pas ada temannya yang mau masuk outlet TLJ. Kalau udah kena emak-emak, kelar bisnis lo. Yang selama ini suka beli roti kan emak-emak," tulisnya.

Video ini sudah ditonton sebanyak 34 ribuan kali di Twitter. Belum begitu banyak reaksi yang diberikan netizen, namun sampai berita ini dimuat di Okezone, sudah ada 577 netizen menyukai aksi emak-emak ini dan 203 netizen lainnya membagikan ulang.

Komentar yang masuk? Beragam. Salah satunya adalah fakta yang coba diberitahu akun Twitter @mamigembulmu lainnya yaitu, TLJ di salah satu store di Jakarta sepi tak ada pengunjung sama sekali.

Lalu, ada juga pernyataan dari @wrahardian2 yang menyatakan tak akan pernah beli roti TLJ lagi. "Saya sering beli, tapi sejak kemarin sudah saya coret dari ingatan saya selamanya. Beli di tempay lain masih banyak, lebih aman, dan nyaman," katanya.

"Emak-emak dilawan, rasis pula. Netizen mah kejam, sehari doang kelar hidup lu. Tinggal di Indonesia sudah jelas Bhinneka Tunggal Ika kok, ya, aneh-aneh," ungkap @bhi2bhi.

"Emak-emak selain raja di jalanan, juga raja diperbelanjaan dan penghabisan stok toko hahahaha salam santuy," komen @KMbanyu.

"Selama TLJ tidak terbuka apa maksud tulisan rasis yang ditempel di geranya, maka kita hukum dengan jangan beli produknya. Biarkan para rasis saja yang bertransaksi. TLJ harus jelaskan ide siapa yang membuat tulisan rasis itu dan jangan pekerjakan lagi orang tersebut. Umumkan secara terbuka, jangan ditutup-tutupi," cuit @JamesFabiabR.

So, apakah Anda juga melakukan hal yang sama seperti emak-emak di video ini dengan tidak membeli Tous les Jours lagi?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini