Tampilkan Pelayan Seksi Nyaris Tanpa Busana, Bar Ini Kena denda

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 25 November 2019 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 194 2133912 tampilkan-pelayan-seksi-nyaris-tanpa-busana-bar-ini-kena-denda-WLqkAKrdve.jpg Para pelayan tampil seksi di bar (Foto: Dailystar)

Ada-ada saja ide para pebisnis untuk membuat usahanya semakin berkembang. Salah satunya adalah bar di Bangkok, Thailand dengan servis pelayan seksi. Para pelayan ini hanya mengenakan celemek dan celana dalam saja saat menjalankan tugasnya melayani tamu.

Meski berhasil menarik perhatian para tamu yang datang dengan tampil seksi, namun cara kontroversial ini telah melanggar aturan yang berlaku. Empat pelayan telah ditangkap dan didenda oleh pihak yang berwajib karena telah melanggar ketidaksenonohan publik.

 Perempuan berdiri

Para wanita yang diprediksi berusia antara 24 sampai 34 tahun ini sengaja dipekerjakan oleh pihak manajemen untuk menarik pelanggan selama shift malam. Pelanggan pun berbondong-bondong ke tempat tersebut di mana pelayan seksi ini menyajikan bir dan makanan ringan.

Ada pula pelayan yang bertugas mengumpulkan gelas sambil memperlihatkan bagian samping buah dadanya yang hanya tertutup celemek. Setiap pelayan mengenakan celana dalam dan celemek berwarna cerah.

 Tiga perempuan

Mereka juga menggunakan plester untuk menutupi puting susu untuk menghindari para pelanggan yang ingin bertindak cabul.

Melansir dari Daily Star, Senin (25/11/2019), rekaman video dari salah satu pelanggan memperlihatkan para pelayan mulai beraksi dengan busana seksi mereka. Terbukti video yang beredar tersebut memicu kemarahan dari para penduduk setempat yang konservatif hingga memanggil pihak kepolisian.

Kabarnya para pelayan-pelayan seksi ini beserta pemilik bar didenda masing-masing 2 ribu baht atau hampir Rp1 juta atas ketidaksenonohan yang dibuat di depan publik. Menurut laporan lokal, staf baru bar akan diperintahkan untuk menggunakan pakaian yang lebih sopan.

 Perempuan berdiri

“Kamu melihat video dan gambar yang bekerja di bar dan disepakati ini bukan cara yang tepat untuk berpakaian di depan umum. Keempat pelayan mengatakan masing-masing menerima 2.500 baht atau sekira Rp1,1 juta untuk shift dua jam dari pukul 9-11 malam,” terang Kolonel Polisi, Sirisongkram.

Pelanggan senang dengan kostum para pelayan dan mampu meningkatkan penjualan minuman.

"Ketika kami mengunjungi restoran, gadis-gadis itu tidak ada di sana tetapi kami memiliki cukup bukti untuk melanjutkan penangkapan mereka. Mereka mengakui perilaku salah dan menerima denda,” tuntas kolonel Sirisongkram.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini