nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Fasilitas Jarang, Anak Berkebutuhan Khusus Masih Minim Perawat

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 25 November 2019 19:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 25 196 2134294 selain-fasilitas-jarang-anak-berkebutuhan-khusus-masih-minim-perawat-J0QPiakC9B.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Kelas-kelas itu antara lain terapi okupasi, art theraphy, dan terapi wicara. Tujuan dari kelas-kelas tersebut adalah mempersiapkan ABK sebelum masuk ke sekolah umum atau sekolah inklusi.

Menurut psikolog pendidikan anak, Dianda Azani M.Psi, menangani ABK perlu mengetahui profil anak secara umum. Biasanya akan dilakukan tes IQ dan adaptive untuk menentukan program bagi anak.

Nantinya, program tersebut dijalankan oleh orangtua serta sekolah didampingi oleh psikolog sehingga anak bisa berkembang secara optimal dan mandiri.

Tujuan dari kelas-kelas tersebut adalah mempersiapkan ABK sebelum masuk ke sekolah umum atau sekolah inklusi.

"Saat kita tahu ada satu orang anak berkebutuhan khusus, maka semua orang di lingkungannya harus menyesuaikan supaya bisa mendampingi anak sampai dewasa. Tujuan utama pendidikan adalah anak menjadi individu yang mandiri, mampu menghidupi dan mengurus diri sendiri semaksimal mungkin," ucap Dianda saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini