nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Selamatkan Nyawa, Dokter Sedot 800ml Urine Lansia dengan Mulut di Pesawat

Ibrahim Al Kholil, Jurnalis · Senin 25 November 2019 12:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 25 481 2134062 demi-selamatkan-nyawa-dokter-sedot-800ml-urine-lansia-dengan-mulut-di-pesawat-llJLQH4oyv.jpg Dokter sedot urine lansia di pesawat (Foto : Worldofbuzz)

Sebuah peristiwa menegangkan terjadi di pesawat penerbangan Southern Airlines tujuan China-New York, 19 November 2019. Seorang pria lansia mendadak membutuhkan bantuan medis atau dokter di pesawat sekira pukul 01.55 pagi.

Penerbangan saat itu masih 6 jam dari tujuan. Suasana pesawat mendadak dikejutkan dengan pramugari yang bolak-balik di kabin. Hal ini setelah kepala awak kabin diberitahu bahwa seorang penumpang lansia berkeringat dingin sangat membutuhkan bantuan medis atau dokter.

Kabin

Dia kemudian meminta awak kabin untuk mencari dokter di antara penumpang. Kemudian, anggota awak lainnya menyiapkan tempat tidur sementara yang terbuat dari bantal dan selimut.

Akhirnya, seorang dokter ahli bedah vaskular mendengar pengumuman darurat tersebut. Dokter bedah vaskular bernama Zhang tersebut kemudian diminta bergegas untuk memeriksa pria lansia itu.

Setelah memeriksanya, dokter Zhang menemukan kandung kemih pria lansia itu terisi sekira 1.000ml (mililiter) urine. Dia tidak dapat buang air kecil sendiri.

Namun, kondisi tersebut sangat genting. Jika urine tidak dikeluarkan sesegera mungkin, kandung kemih lansia tersebut dapat pecah. Jika itu terjadi dapat menyebabkan kondisi yang fatal.

Dokter Sedot

Dokter Zhang segera menyiapkan peralatan untuk melakukan tindakan syphoning (penyedotan). Tindakan ini untuk mengeluarkan urine dari kandung kemih lansia tersebut. 

Peralatan yang disiapkan adalah jarum suntik, sedotan susu botol dan masker oksigen portable. Kemudian, dokter Zhang menusuk kandung kemih lansia tersebut untuk melakukan syphon. Namun, alat syphon tidak berfungsi dengan baik karena keterbatasan ruang kabin. Selain itu, tekanan di dalam kandung kemih lansia tersebut sudah sangat tinggi sehingga urine sulit keluar.

Ketika semua harapan seperti hilang, munculah ide gila dokter Zhang. Dia berpikir untuk menyedot urine dari kandung kemih lansia itu menggunakan mulutnya sendiri. Menurutnya, cara itu bisa lebih baik daripada menggunakan alat syphoning karena memungkinannya mengontrol kecepatan dan intensitas urine yang dikeluarkan.

Setelah melakukan idenya, benar saja, akhirnya dokter Zhang berhasil mengeluarkan sekira 700 hingga 800ml urine dari kandung kemih lansia tersebut.

Awak kabin membantunya dengan menuangkan urine ke dalam botol. Karena dokter Zhang perlu mengetahui jumlah urine yang dikeluarkan untuk lebih memahami kondisi pasien.

Dokter Sedot

Tak lama setelah itu, kondisi lansia itu membaik dan stabil. Tapi, selama 37 menit berikutnya dokter Zhang tidak berhenti terus menyedot urine lansia tersebut dan menuangkannya ke botol. Tujuannya untuk memastikan kandung kemih lansia tersebut kosong. Akhirnya lansia itu tetap dalam kondisi stabil hingga pesawat mendarat di tujuan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini