nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bermodal Jualan Kaos Band Metal, Tomliwafa Malah Sukses Sampai Punya Bisnis Kuliner

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 02:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 26 194 2134813 bermodal-jualan-kaos-band-metal-tomliwafa-malah-sukses-sampai-punya-bisnis-kuliner-C9JYMqb2Yp.jpg Tomliwafa. (Foto: Instagram)

SUKSES adalah hak semua orang, tidak memandang keturunan, warisan, ataupun modal yang dimiliki. Kuncinya adalah sadar, ingin, dan mau memperjuangkan sepenuh hati.

Ada banyak bukti orang dengan latar belakang tidak mampu pun bisa menjadi orang sukses dan kaya raya. Pepatah from zero to hero layak disandangkan pada sosok inspiratif Tomliwafa.

Tomliwafa, pengusaha barang handmade asal Jawa Timur yang merintis usahanya dari nol. Di usianya yang terbilang masih muda, dia sudah membangun bisnis di bidang fashion, kuliner, hingga design interior.

Kunci sukses Tomliwafa pun sebenarnya sederhana. Dia menunjukkan keyakinan dan kerja keras sampai sukses membangun kerajaan bisnis, khususnya di bidang fashion garmen.

Kunci sukses Tomliwafa pun sebenarnya sederhana

Seperti tas, pakaian wanita, sepatu, jam tangan dan aksesoris lainya. Dengan kapasitas produksi 6.000-7.000 buah per hari, asalnya dari UMKM yang tersebar di sekitaran Mojokerto, Tanggulangin, Bojonegoro, Nganjuk dan Lamongan.

Menurutnya, setiap usaha pasti akan mengalami kendala. Dia pun merasakan ketika membangun bisnis, karena tidak langsung berhasil tanpa niat dan tekad. Tomliwafa juga pernah merasakan di titik terendah ketika merintis usahanya.

"Dengan dasar keyakinan yang kuat, dimulai dengan jualan clothing line band rock metal. Karena saya sendiri adalah vokalis band rock di awal berbisnis. Bahkan saya merasakan di titik terendah saat merintis bisnis ini," ucapnya.

 Perlahan-lahan Tomliwafa pun mulai membangun brand image, sampai menjadi kepercayaan konsumen. Buktinya sekarang dia punya ribuan reseller yang berafiliasi dengan bisnis yang dibangun.

Usahanya pun tambah maju, karena jumlah karyawan terus bertambah. Kini sebanyak lebih dari 1.500 orang bekerja membantu Tomliwafa merintis bisnisnya.

"Dalam merekrut karyawan, saya berpedoman pada Steve Jobs, yakni Jika anda merekrut manager kelas A, maka manajer itu akan merektur karyawan kelas A. Jika kelas B, akan merekrut kelas B. begitu seterusnya," tutur Tomliwafa.

Kini sebanyak lebih dari 1.500 orang bekerja membantu Tomliwafa merintis bisnisnya.

Kendati harus bersaing dengan kompetitor lainnya, Tomliwafa tetap memiliki prinsip. Dia tidak pernah menganggap kompetitornya sebagai pesaing yang harus ditakuti. Dia malah menjadikannya sebagai pemacu dalam berbisnis.

"Saya tetap memberikan pelayan terbaik untuk para konsumen agar usaha tetap tumbuh. Karena kami lebih tahu tentang pasar," terangnya.

Dia mengakui, kekuatan yang menjadikannya seorang entrepreneur adalah The Power of Kepepet. Tapi dia juga memegang kata-kata bijak dari Presiden pertama RI, Soekarno. "Bermimpilah setinggi langit. Jika jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang," bebernya.

Buktinya, konsep Handmadeshoesby & Delvationstore pun didirikan Tomliwafa di pusat kota Surabaya tambah maju. Dia telah mempekerjakan karyawan kurang lebih 1.500 orang di berbagai sektor usaha, yang dijalankan bersama istrinya, Delta Hesti Chandra Pratiwi.

"Lini bisnis yang saya bangun saat ini sudah merambah ke sektor lain. Yaitu kuliner, design interior dan unit bisnis lainnya. Tentunya bisnis tersebut dapat membuka lapangan kerja dan menjadi penyerap tenaga kerja di kota Surabaya," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini