Mengerikan, Bibir Remaja Ini Bengkak dan Bernanah Gara-Gara Filler

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 481 2134490 mengerikan-bibir-remaja-ini-bengkak-dan-bernanah-gara-gara-filler-OzXpQMGjgL.jpg Bibir bengkak dan bernanah gara-gara salah filler (Foto: Lauren Jade Winstanley/Facebook)

Siapa sih yang tak ingin punya bibir seksi? Hal ini seringkali membuat wanita melakukan filler untuk membuat bibir mereka menjadi seksi. Tapi metode ini tak selamanya berjalan mulus, bahkan seorang remaja dirawat di rumah sakit akibat melakukan filler.

Remaja perempuan tersebut bernama Lauren Jade Winstanley berasal dari Wigan, Inggris. Ia dirawat di rumah sakit selama berhari-hari setelah bibirnya menjadi cacat dan mengeluarkan nanah berwarna hijau. Hal ini terjadi setelah ia melakukan filler pada bibirnya.

 Bibir perempuan

Kejadian mengerikan ini pun ia unggah di akun media sosial, Facebook-nya. Foto tersebut memperlihatkan bibirnya yang membengkak setelah membayar salon kecantikan sebesar 170 pounds atau setara Rp3 juta pada 2 Oktober 2019. Kala itu ia mengisi bibirnya dengan cairan sebanyak 1,5 mililiter yang disuntikkan ke dalam bibirnya.

Alih-alih membuat bibirnya seksi dan montok, ternyata metode filler yang dijalaninya membuat remaja ini tertular infeksi. Kabarnya infeksi ini terjadi karena peralatan salon kecantikan yang tidak higienis. Infeksi tersebut menyebar hingga menyebabkan bengkak pada bibirnya.

 Bibir perempuan

Sebagaimana dilansir VT, Selasa (26/11/2019), Lauren awalnya diberitahu bahwa pembengkakan yang terjadi pada bibirnya itu disebabkan oleh reaksi alergi. Ia pun diberikan antihistamin untuk meredakannya. Namun lama-kelamaan kondisinya semakin menyakitkan dan dilarikan ke rumah sakit.

Ia dirujuk ke Rumah Sakit Whiston di Rainhill di Merseyside di mana dokter harus mengeluarkan nanah dari bibirnya. Dokter juga memberikan antibiotik khusus untuk mengurangi infeksi yang dialami oleh Lauren.

 Bibir perempuan

“Saya mengunggah foto ini untuk mencegah hal serupa terjadi pada orang lain. Yang bisa saya katakan dari kasus ini adalah berpikir untuk melakukan filler. Silakan lakukan penelitian dan pergi ke praktisi yang sangat berkualitas bukan ahli kecantikan,” lanjutnya.

Lauren mengatakan setelah dilarikan ke rumah sakit, ia mengalami pembengkakan di bagian leher dan wajah. Ia pun diberikan oksigen, morfin untuk meredakan rasa sakit dan demam. Rasa sakit tersebut juga membuatnya kesulitan untukn makan dan berbicara.

“Bibir saya sakit dan tidak bisa makan bahkan berbicara. Saya merasa sangat sakit dan melakukan pembedahan untuk menghilangkan filler yang terinfeksi. Infeksi tersebut membuat bentuk bibir saya berubah bentuk dan baru bisa dikeluarkan seminggu kemudian,” tandasnya.

 Bibir perempuan

Lauren pun akhirnya menemui perawat dermal untuk memeriksa bibir saya. Ia kemudian mengatakan bahwa filler yang disuntikkan ke pembuluh darah adalah vaskular yang menyebabkan penyumbatan pada bibir. Untuk bibir remaja tersebut masih bisa direkontruksi agar mendekati normal.

“Enam minggu kemudian ia kehilangan semua rasa yang ada di sisi kiri bibir bawah. Ini membuat saya merasa gelisah karena rasanya lebih besar dari apa yang sebenarnya. Saya tidak berharap keluarga maupun teman-teman mengalami hal serupa seperti saya,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini