nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan di Balik Tren Wisatawan Lebih Pilih Homestay Dibanding Hotel

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 27 406 2134887 alasan-di-balik-tren-wisatawan-lebih-pilih-homestay-dibanding-hotel-veRQCubafU.jpg Ilustrasi (Foto : Vacation)

Penginapan menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan ketika menyusun rencana liburan. Tipe penginapan biasanya menyesuaikan kebutuhan wisatawan. Contoh wisatawan yang pergi berlibur dengan keluarga biasanya memilih untuk menyewa homestay.

Berdasarkan data, sebanyak 54% wisatawan Indonesia pergi berlibur bersama keluarganya. Jumlah ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata global yang hanya 35%. Selain itu, ada riset lain dari salah satu platform travelling digital yang menunjukkan tren perjalanan wisata. Agoda melakukan survei yang mengatakan rata-rata masyarakat global melakukan perjalanan wisata sebanyak 6 kali setahun. Sedangkan masyarakat Indonesia lebih sering bepergian yakni 8 kali setahun. Dari 8 kali itu, 5 kali wisatawan melakukan liburan dengan keluarga dan mereka lebih senang menginap di homestay.

homestay

"Wisatawan yang pergi bersama keluarga biasanya lebih memilih homestay lantaran memberikan fleksibelitas. Di homestay wisatawan dan keluarga dapat menikmati banyak fasilitas seperti dapur, ruang keluarga, taman bermain, dan kolam renang," ujar Country Director Indonesia Agoda, Gede Gunawan.

Ditemui Okezone di sela-sela press tour ke Bandung, Selasa-Rabu, 26-27 November 2019 yang diselenggarakan Agoda, pria yang akrab disapa Gunawan itu mengatakan selain wisatawan dengan keluarga, ada tipe lain yang juga lebih memilih menyewa homestay. Tipe lainnya ialah wisatawan milenial yang biasanya pergi beramai-ramai.

homestay

"Wisatawan milenial biasanya senang pergi secara grup, bisa berlima atau bersepuluh. Mereka lebih senang menyewa homestay karena bisa mendapatkan semua fasilitas dengan harga yang lebih murah," ujar Gunawan.

Contoh, untuk menginap di hotel, 10 orang wisatawan mungkin membutuhkan 5 kamar. Harga sewa kamar per malam sebut saja Rp200 ribu. Sedangkan homestay yang memiliki beberapa kamar serta fasilitas lainnya hanya disewakan Rp700 ribu per malam. Tentunya itu jauh lebih terjangkau.

homestay

"Alasan lain wisatawan senang menginap di homestay karena lokasinya dekat dengan objek wisata. Atau homestay tersebut berada di lokasi yang tidak ada hotelnya. Diperkirakan pada tahun 2021 statistik wisatawan yang menginap di akomodasi non hotel mencapai 121 juta orang," pungkas Gunawan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini