nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suka Duka Bella Menjadi Pramugari Kereta Api Wisata

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 13:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 27 406 2134934 suka-duka-bella-menjadi-pramugari-kereta-api-wisata-vsNVnfU1ye.jpg Suka duka Bella jadi pramugari kereta api wisata (Foto : Tiara/Okezone)

Melakoni profesi apapun tentunya ada pengalaman suka dan duka serta tantangan yang dihadapi. Hal inilah yang turut dialami oleh Bella Fransisca Rachim. Sehari-hari dirinya bekerja sebagai pramugari di kereta api wisata tipe Jawa.

Perempuan yang akrab disapa Bella itu sudah menjadi pramugari kereta api sekira 5 tahun. Sebelum menjadi pramugari kereta api wisata, ia lebih dulu menjadi pramugari di kereta api reguler. Kepada Okezone, dirinya mengungkapkan perbedaan menjadi pramugari di 2 tipe kereta api yang berbeda.

"Hal yang berbeda ya fokusnya. Kalau di kereta api reguler saya fokusnya jualan makanan ke penumpang. Sedangkan kalau kereta api pariwisata fokusnya ke pelayanan. Jadi lebih mengutamakan hal-hal yang dibutuhkan oleh penumpang kereta api wisata," tutur Bella saat ditemui di sela-sela perjalanan kereta api wisata dari Jakarta menuju Bandung baru-baru ini.

Pramugari Kereta Api Wisata

Jumlah penumpang yang dilayaninya pun berbeda. Di kereta api reguler, Bella bisa melayani minimal 400 penumpang lantaran ia bertanggung jawab menjual makanan pada 8 kereta. Sedangkan di kereta api wisata, dirinya hanya melayani maksimal 30 penumpang.

Bersama satu orang rekannya, di kereta api wisata pramugari berusia 24 tahun itu bertugas menyajikan makanan dan minuman kepada penumpang. Selain itu, dirinya juga turut membantu menjaga kebersihan dan kerapian kereta. Tak jarang ia juga berusaha memenuhi permintaan penumpang. "Kadang suka diajak karaokean sama penumpang karena itu 'kan salah satu fasilitas yang ada di kereta ya," kata Bella.

Perbedaan lainnya adalah jadwal kerja. Sewaktu menjadi pramugari di kereta api reguler, Bella hampir setiap hari bekerja. Sedangkan di kereta api wisata dirinya hanya bertugas bila ada yang menyewa. Namun setiap minggu pasti ada jadwal. Ia paling sering melayani untuk rute perjalanan ke Yogyakarta.

Bella mengaku lebih senang menjadi pramugari kereta api wisata. Selain beban kerja yang lebih ringan, ia memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk berwisata.

Pramugari Kereta Api Wisata

"Kalau kereta api wisata biasanya satu kali trip, begitu sampai di tempat tujuan, saya pulangnya jadi penumpang biasa. Tapi tak jarang diminta untuk stay karena penumpangnya sewa pergi pulang. Di jeda waktu itu saya biasanya sekalian jalan-jalan," ucap Bella.

Dirinya biasanya mendapatkan penginapan apabila kereta disewa pergi pulang namun waktu perjalanannya berbeda hari. Sambil menunggu, Bella bebas berkeliling di kota tujuan. Asalkan masih sesuai sama jam dinas.

Sama seperti pekerjaan pada umumnya, dirinya tetap memiliki pengalaman suka dan duka. Di samping kesempatan yang dimilikinya sebagai pramugari kereta api wisata, Bella harus merelakan kebersamaannya dengan keluarga. Hal ini dikarenakan ia harus tetap bekerja di hari libur hari raya atau akhir tahun. Sebab di saat itu jadwal perjalanan cukup padat.

Pramugari Kereta Api Wisata

Selain itu, ada tantangan tersendiri ketika Bella melayani penumpang. Ada dua tipe penumpang yang biasanya menyewa kereta api wisata yakni perusahaan dan keluarga. Dirinya lebih sering melayani keluarga. Tugas pelayanannya juga lebih mudah karena keluarga seringnya lebih menikmati suasana perjalanan.

"Kalau melayani penumpang perusahaan itu lebih repot. Soalnya mereka sering meeting 'kan, jadi bingung kapan mau menyajikan makanan dan minuman, jam berapa. Takutnya malah ganggu meeting," pungkas Bella.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini