nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Pria, 90 Persen Wanita Indonesia Alami Disfungsi Seksual

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 16:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 27 485 2135096 tak-hanya-pria-90-persen-wanita-indonesia-alami-disfungsi-seksual-MY0Eir7D68.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Penelitian di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada 2018 menemukan bahwa 90 persen dari 300 perempuan mengalami disfungsi seksual. Mirisnya hanya enam persen dari perempuan yang mengaku terganggu akibat penyakit yang dialaminya. Kabarnya sebagian besar perempuan di Indonesia masih enggan mengakui dan mencari pertolongan medis.

Spesialis Obgin di Bamed Women’s Clinic, dr. Grace Valentine, SpOG, mengatakan terdapat beberapa hal yang menyebabkan seseorang wanita mengalami disfungsi seksual, salah satunya berasal dari fisik yang mereka miliki.

 Tangan perempuan

Penyebab fisik tersebut dapat berupa gangguan pada organ genitalia, bekas operasi atau masalah medis yang dapat menyebabkan masalah pada fungsi seksual perempuan.

“Diabetes, penyakit jantung, penyakit saraf, ketidakseimbangan hormon, menopause, penyakit kronis seperti ginjal atau gagal hati, alkoholisme, penyalahgunaan obat-obatan termasuk beberapa obat antidepresan yang mampu memengaruhi hasrat dan fungsi seksual,” terang dr. Grace, dalam acara Seminar Media Vaginismus dan Disfungsi Seksual Perempuan, di Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

Selain penyebab fisik ada juga penyebab psikologis yang memengaruhi disfungsi seksual pada perempuan. Faktor psikologis tersebut berkaitan dengan stres atau kecemasan terkait pekerjaan, kekhawatiran tentang kinerja seksual, masalah keluarga atau hubungan, depresi, perasaan bersalah dan adanya trauma di masa lalu.

“Itu semua masalah yang dialami dari sisi psikologis. Disfungsi juga bisa disebabkan oleh hormon misalnya saat hamil atau setelah melahirkan, saat menyusui juga membuat gairah seksual menjadi menurun.

Vagina akan terasa kering yang akan membuat keinginan untuk berhubungan seksual menurun. Saat wanita memasuki masa menopause kadar esterogen akan memicu perubahan pada jaringan organ kelamin yang berdampak pada respons terhadap rangsangan,” tuntasnya.

Lebih lanjut gaya hidup pada zaman yang semakin modern juga menjadi salah satu penyebab disfungsi seksual. Fungsi seksual berpengaruh pada pola makan yang buruk, jarang berolahraga, merokok, mengonsumsi alkohol dan lainnya.

Konflik berkepanjangan dengan pasangan baik seputar seks atau aspek lainnya dapat menurunkan gairah dan respon seksual wanita. (tam)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini