nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Akun Bintang Film Dewasa Dihapus, Instagram Dikecam Aktivis

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 17:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 27 612 2135067 ratusan-akun-bintang-porno-dihapus-instagram-dikecam-aktivis-hwiTNJaz78.jpg Akun Instagram bintang porno dihapus (Foto: Curalate)

MEDIA sosial Instagram kabarnya telah menghapus ratusan akun bintang film dewasa dan pekerja film dewasa selama 2019. Tentunya hal ini membuat mereka menjadi geram dan memperjuangkan hak-haknya untuk tampil di platform media sosial.

Salah satu orang yang paling keras menyuarakan hak tersebut adalah Presiden Persekutuan Aktor Dewasa, Alana Evans. Menurutnya para bintang film dewasa ini diberikan kesempatan untuk memodelkan akun Instagram mereka atau profil terverifikasi lainnya dan tidak langsung dihapus.

 media sosial

Organisasi yang dibuat oleh Evans telah menyusun daftar lebih dari 1.300 pemain film porno. Mereka mengatakan bintang film dewasa tersebut tidak menampilkan ketelanjangan atau kelamin pada akun Instagram. Sayangnya akun mereka telah dihapus oleh moderator karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap standar komunitas.

“Mereka mendiskriminasi kami karena tidak menyukai apa yang kami lakukan untuk mencari nafkah,” terang Evans, sebagaimana dilansir VT, Rabu (27/11/2019).

Pada Juni 2019, juru kampanye bertemu dengan perwakilan Instagram yang mengarah pada pembentukan sistem banding baru untuk akun yang dihapus. Namun, pembicaraan tersebut langsung dihentikan karena akun para bintang film dewasa telah dihapus.

Bagi Evans kasus penghapusan terakhir dilakukan ketika akun bintang film dewasa Bernama Jessica Jaymes dihapus setelah kematiannya pada September 2019. “Ketika saya melihat bahwa akun Jessica telah dihapus, hati saya tenggelam. Itu adalah kesalahan terakhir,” lanjutnya.

 Instagram

Meskipun pada akhirnya akun tersebut dipulihkan, hal yang sama tidak berlaku bagi para pengguna Instagram lainnya yang menjalankan bisnis. Pada 2018 sebuah kampanye dilakukan untuk melaporkan akun-akun yang berkinerja tinggi, yang bertujuan untuk menghapusnya.

Seorang netizen yang dengan akun anonym yang dikenal di kalangan pegiat hak pekerja seks mengaku bertanggung jawab atas penghapusan ratusan akun bintang film dewasa ini. Bahkan Aktivis Pekerja Dewasa dan Pekerja Seks, Ginger Banks menjadi salah satu yang menentang aksi ini.

“Ketika Anda meluangkan waktu dan usaha untuk membangun akun dengan lebih dari 300 ribu pengikut dan itu akan dihapus maka akan membuat Anda merasa kecewa. Bahkan jika Anda mengikuti aturan, akun tersebut masih dihapus, maka itu akan menyebabkan frustrasi,” terang Banks.

Ia menilai orang-orang yang melaporkan akun Instagram tersebut tidak mengerti pendapatan orang terpengaruhi dan mereka tidak peduli dengan hal itu. Mereka hanya berpikir bahwa para bintang film dewasa seharusnya tidak melakukan pekerjaan ini. Bahkan foto ketika mengenakan legging bisa sangat provokatif.

Seorang juru bicara Facebook yang memiliki Instagram mengatakan bahwa komunitas memiliki banyak keragaman secara global. Perusahaan harus memberlakukan peraturan seputar masalah ini dan permintaan untuk memastikan kontennya sesuai untuk semua orang, terutama bagi kaum muda.

“Kami akan mengambil tindakan terhadap konten yang dilaporkan kepada kami jika melanggar aturan ini. Kami memberi orang kesempatan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut dan akan mengembalikan konten jika kami secara tidak sengaja menghapus sesuatu,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini