nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lingkungan Kerja yang Buruk Bisa Ubah Wanita Jadi Ibu Buruk

Devia Affiana, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 15:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 28 196 2135513 lingkungan-kerja-yang-buruk-bisa-ubah-wanita-jadi-ibu-buruk-zRKjKYHuTa.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sebagian besar dari kita mungkin pernah menghadapi lingkungan kerja yang kurang baik pada titik tertentu. Ketika seseorang bersikap kasar kepada rekan kerja, dia mungkin tidak tahu bagaimana hal itu dapat berdampak pada rekannya karena setiap orang memiliki mekanisme penanggulangannya sendiri untuk menghadapi ketidakmampuan di tempat kerja.

Menariknya, sebuah penelitian telah membangun hubungan antara lingkungan kerja dan metode pengasuhan wanita. Dilansir dari Indiatimes, Kamis (28/11/2019), ada hal yang harus diketahui wanita tentang hal ini.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Universitas Carleton mempelajari bagaimana perlakuan buruk di tempat kerja mengganggu metode pengasuhan ibu yang bekerja. Untuk mencapai kesimpulan, para peneliti meminta ibu yang bekerja untuk berbagi pengalaman pribadi mereka dengan lingkungan yang buruk di tempat kerja.

 Ibu dan anak

Kemudian pasangan mereka juga diminta untuk berbagi pandangan tentang apakah istri mereka berubah menjadi orangtua yang menuntut di rumah.

1. Menjadi ibu yang otoriter

Menurut hasil survei, perempuan yang bekerja di lingkungan kerja yang beracun sering terpaksa menjadi orangtua yang otoriter. Tampaknya kekasaran di tempat kerja membuat wanita yang bekerja merasa seolah-olah mereka bukan orangtua yang efektif. Sebagai hasilnya, para wanita tersebut menggunakan strategi pengasuhan yang lebih ketat hanya untuk membuktikan bahwa mereka tidak kekurangan keterampilan mengasuh anak.

 

2. Hasil dari ketidaksopanan di tempat kerja sangat luas dan negatif

 Dua perempuan

“Kita sekarang tahu, berdasarkan banyak bukti empiris, bahwa hasil dari ketidaksopanan di tempat kerja sangat besar dan negatif. Misalnya, berada di pihak penerima ketidaksopanan di tempat kerja telah dikaitkan dengan tingkat upaya dan kinerja yang lebih rendah dalam pekerjaan, tingkat stres yang lebih tinggi, dan gangguan perhatian, pemrosesan informasi dan pengambilan keputusan,” kata Dr. Kathryne Dupre, co- penulis penelitian, yang dipresentasikan pada konvensi tahunan American Psychological Association.

3. Menghadapi ketidaksopanan di tempat kerja

Ketidaksopanan di tempat kerja mencakup sejumlah besar perilaku-tidak sopan, mengabaikan kolega, membuat komentar yang merendahkan, membuat rekan kerja merasa rendah diri, dan lain-lain. Menurut para ahli, menangani ketidakmampuan seperti itu tidak mudah.

Jika ini berasal dari seorang kolega, berhadapan dengannya dan menanyakan alasan di balik perilaku seperti itu bisa menjadi ide yang baik. Tetapi jika lingkungan kerja yang beracun adalah hasil dari kelompok yang lebih besar dari kolega, mungkin ide yang baik untuk mencari perubahan.

Jika memungkinkan, meminta transfer atau ditempatkan di tim yang berbeda dapat menjadi salah satu solusi. Apapun situasinya, jangan pernah biarkan lingkungan tempat kerja Anda memengaruhi kesehatan mental Anda.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini