Bukan Ulah Makhluk Halus, Ini Penjelasan Gancet kala Berhubungan Badan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 28 481 2135371 bukan-ulah-makhluk-halus-ini-penjelasan-gancet-kala-berhubungan-badan-2TNXAcPKwL.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ISTILAH gancet mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Meski kasus ini terbilang jarang, namun gancet kerap dialami oleh pasangan yang diduga berhubungan badan di tempat angker.

Gancet merupakan kondisi dimana alat kelamin pria terjepit dan tidak bisa dikeluarkan dari alat kelamin wanita saat berhubungan badan. Akibatnya, alat kelamin pria terperangkap di dalam alat kelamin wanita dan membutuhkan waktu yang lama untuk melepasnya.

Walaupun demikian, kasus gancet ini masih menjadi perdebatan bagi masyarakat awam. Ada yang menyebut fenomena gancet hanyalah mitos belaka yang sering dikaitkan dengan tahayul atau ulah makhluk halus.

gancet hanyalah mitos belaka yang sering dikaitkan dengan tahayul atau ulah makhluk halus.

Menurut Spesialis Obgin Bamed Women’s Clinic, dr. Ni Komang Yeni, SpOG, fenomena gancet sebenarnya ada dalam dunia medis. Selain itu ada pula beberapa penjelasan ilmiah yang mampu menjelaskan situasi ini.

“Kasus alat kelamin pria tidak bisa lepas dari alat kelamin wanita, kemungkinan karena adanya spasme otot yang involunter. Jadi tanpa disadari terjadi ketegangan otot atau ada gangguan persarafan atau pembuluh darah yang tiba-tiba terjadi,” terang dr. Yeni, saat diwawancarai Okezone di kawasan Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Dokter Yeni mengatakan bahwa kasus gancet memang jarang sekali dialami oleh masyarakat. Meskipun, masih ada yang mengalaminya di beberapa daerah dan kerap dikaitkan dengan peristiwa mistis.

Namun hal tersebut bisa terjadi apabila seorang wanita merasa tertekan atau terintimidasi saat melakukan hubungan seks dengan pasangannya.

Meskipun, masih ada yang mengalaminya di beberapa daerah dan kerap dikaitkan dengan peristiwa mistis.

“Biasanya, fenomena gancet terjadi karena ada rasa ketakutan, kecemasan dalam diri sendiri yang sifatnya sangat situasional sekali. Jadi fenomena ini tidak selalu terjadi saat berhubungan seksual, tapi hanya pada saat-saat seperti itu saja,” lanjutnya.

Meski terlihat sepele, namun kasus gancet ini sangat berbahaya. Pasalnya sang wanita tidak akan tahu kapan alat kelaminnya bisa melepaskan alat kelamin sang pasangan.

Dalam beberapa kasus kondisi ini sangat berbahaya bagi pria, dan diperlukan bantuan medis untuk melepasnya.

“Kasus ini memang benar ada. Beberapa pasien baru bisa disembuhkan setelah dilarikan ke rumah sakit. Mereka akan sedasi (teknik memasukan obat sedatif) dengan dibius. Setelah semuanya tenang, baru pasangan itu bisa pisahkan,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini