Punya Iklim Tropis, Orang Indonesia Lebih Rawan Kena Katarak

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 28 481 2135532 punya-iklim-tropis-orang-indonesia-lebih-rawan-kena-katarak-MLDrfiA9X3.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TINGGAL di negara beriklim tropis seperti Indonesia, membuat Anda akan sering terpapar sinar matahari. Ada hal yang harus diwaspadai dengan dampaknya, salah satunya yakni memicu katarak.

Saat ini, katarak menjadi penyebab utama kebutaan di seluruh dunia, khususnya Indonesia. Secara definisi, katarak adalah proses terjadinya kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan gangguan fungsi penglihatan.

Setiap tahun dilaporkan adanya peningkatan jumlah kasus katarak yang tidak sesuai dengan jumlah operasi katarak yang dilakukan. Akibatnya terjadi penumpukan dalam program eliminasi katarak nasional di Indonesia.

Akibatnya terjadi penumpukan dalam program eliminasi katarak nasional di Indonesia.

Spesialis Mata dr Rien Widyasari, SpM, menjelaskan, pemicu terjadinya katarak sangat beragam. Dari kehidupan sehari-hari misalnya, katarak bisa muncul sebagai akibat dari paparan sinar matahari pada mata.

"Berdasarkan penelitian orang yang sering terpapar sinar matahari secara berlebihan akan mudah terkena risiko katarak. Orang yang hidup di pinggir pantai angka kejadian katarak lebih tinggi daripada yang tidak," ucap Dokter Rien saat Media Gathering Klinik Mata Nusantara (KMN) di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).

Dokter Rien menjelaskan, paparan sinar matahari sangat mudah masuk lewat lensa mata manusia. Jika terpapar terus-menerus, dampaknya bisa merusak lensa mata perlahan-lahan.

Akibatnya, Anda akan mengalami gangguan mata ringan sampai pada akhirnya mengarah pada kasus katarak. Dalam jangka panjang, risiko buruh tersebut akan muncul.

mata merah banget

"Kalau setiap hari terpapar sinar matahari, maka segera lakukan pencegahan. Misalnya menggunakan kacamata transisi anti ultraviolet atau pakai pelindung lainnya seperti topi," tambah Dokter Rien.

Sayangnya, tak sedikit orang peduli dengan kesehatan matanya, apalagi tahu dampak dari keseringan dari paparan sinar matahari. Ketika peduli sejak awal maka penyakit katarak akan terhindar di masa tua.

Masyarakat dengan penyakit katarak menjadi semakin banyak dan berpotensi menimbulkan tsunami katarak. Seperti diketahui tsunami katarak adalah membeludaknya jumlah penderita katarak yang tak terkontrol.

Dengan bertambahnya usia harapan hidup, diperkirakan pada 2030 maka manusia dengan usia 50 tahun bakal menempati posisi 25 persen. Artinya bakal lebih banyak lagi potensi penyakit katarak yang diidap oleh masyarakat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini