nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumah Sakit Ini Lakukan Transplantasi Ginjal ke Pasien yang Salah

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 02:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 28 481 2135652 rumah-sakit-ini-lakukan-transplantasi-ginjal-ke-pasien-yang-salah-hCn570k5k4.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Kekeliruan dalam praktik medis di rumah sakit mungkin saja terjadi. Namun tak banyak rumah sakit yang mau mengakui telah melakukan kekeliruan kecuali jika kasusnya menjadi besar. Hal berbeda dilakukan oleh suatu rumah sakit di New Jersey, Amerika Serikat.

Virtua Our Lady of Lourdes Hospital di Camden, New Jersey secara jujur mengatakan pihaknya salah memberikan donor ginjal kepada pasien. Kekeliruan itu terjadi lantaran ada dua orang pasien yang membutuhkan transplantasi secara kebetulan memiliki nama dan usia yang sama, yaitu 51 tahun. Hal itu membuat petugas rumah sakit salah melakukan administrasi dan mengidentifikasi pasien.

 Dokter bedah

Pasien yang kondisinya lebih gawat terpaksa menunggu lebih lama untuk menjalani transplantasi. Sedangkan pasien yang tidak masuk kategori darurat untuk mendapatkan donor malah menjalani transplantasi lebih dulu.

Sehari setelah operasi, karyawan di tim klinis menemukan urutan pasien yang menerima donor ginjal dan melakukan transplantasi tidak sesuai dengan skala prioritas.

 "Ini adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam program transplantasi kami. Meskipun pasien mungkin tidak memiliki identitas yang mirip dari segi nama dan usia, sudah kewajiban rumah sakit untuk memastikan telah menghubungi dan bergerak maju dengan pasien yang tepat. Kami akan menerapkan kebijakan baru untuk mencegah hal ini terjadi lagi,” ujar pihak rumah sakit dalam suatu pernyataan seperti yang Okezone kutip dari People, Jumat(29/11/2019).

“Kami memiliki tanggung jawab mendalam kepada orang-orang yang benar-benar menempatkan hidupnya di tangan kami. Kesalahan sebesar ini jarang terjadi dan di lain waktu akan ada verifikasi tambahan untuk mencegah kesalahan terulang,” tambah pihak rumah sakit.

Beruntung pasien yang berada di urutan teratas menurut skala prioritas berhasil mendapatkan donor ginjal baru sehingga bisa segera menjalankan transplantasi. Menurut pihak rumah sakit, kedua pasien melewati masa pemulihan dengan baik.

Di sisi lain, rumah sakit juga telah melaporkan kekeliruan yang dilakukannya ke Jaringan Pengadaan dan Transplantasi Organ dan ke Departemen Kesehatan New Jersey.

“Sebagai organisasi yang fokus terhadap kebaikan, kami tetap tabah menerima kejadian ini dan berupaya melakukan hal yang benar. Kami merawat pasien yang terkena dampak dan keluarga mereka,” tambah pihak rumah sakit.

Kejujuran dan pertanggungjawaban dari rumah sakit ini tentunya perlu mendapatkan penghargaan, terlepas dari kekeliruan yang telah dilakukannya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini