nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Bayi 1 Tahun Meninggal Usai Makan Jelly

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 12:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 29 481 2135883 viral-bayi-1-tahun-meninggal-usai-makan-jelly-Oc5pDlqe4z.jpg Ilustrasi (Foto : Medicalnewstoday)

Usia di bawah satu tahun bisa dibilang menjadi masa saat seorang bayi sangat rentan dalam hal memilih makanan. Mereka memiliki tingkat risiko yang sangat besar ketika mulai belajar mengonsumsi makanan padat selain Air Susu Ibu (ASI).

Sebagai orangtua tentunya Anda harus sangat berhati-hati dalam mengawasi setiap makan yang dikonsumsi sang buah hati. Jangan sampai hal mengerikan terjadi seperti kisah seorang bayi yang tewas setelah memakan jelly.

Belum lama ini Filipina dihebohkan dengan kematian bayi berusia satu tahun akibat memakan jelly atau gelatin. Anak tersebut tersedak karena tidak hati-hari dalam memakannya.

Kisah tersebut diunggah di akun media sosial, Facebook dan menjadi viral dan menarik perhatiam para orangtua. Bayi nahas yang bernama Baby Adrian itu terlihat memakan jelly sekira pukul 17.00 waktu setempat.

bayi

Karena tidak hati-hati bocah itu tersedak dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sayang bayi tersebut dinyatakan telah meninggal dunia pada saat tiba di rumah sakit. Namun setelah hampir setengah jam kemudian, bayi tersebut kembali hidup dan koma.

Sebagaimana dilansir Asia One, Jumat (29/11/2019), Adrian menjalani masa kritis selama lima hari sebelum tubuh mungilnya menyerah pada penyakit yang dialaminya. Hingga saat ini para dokter masih belum mengetahui penyebab kematian bayi malang itu.

Kisah Adrian ini hanyalah salah satu contoh dari insiden kematian bayi yang disebabkan karena tersedak makanan. Kurangnya pengetahuan dan edukasi menyebabkan makanan memicu bahaya besar bagi kesehatan anak kecil.

Tentunya para orangtua wajib memiliki daftar makanan yang aman dan berbahaya bagi si kecil. Berikut ulasannya.

Jadi untuk mencegah hal ini, sebagai orang tua, kita harus sangat berhati-hati dengan apa yang kita berikan kepada anak-anak kita. Berikut ini adalah panduan sederhana yang dapat membantu :

Makanan yang tidak boleh dikonsumsi mulai usia 6-12 bulan

Sayur-sayuran:

1. Jagung utuh

2. Ceri utuh

3. Potongan-potongan sayuran keras dan buah-buahan

4. Buah kering mentah seperti kismis

Protein:

1. Kacang dan mentega utuh atau cincang seperti selai kacang

2. Potongan daging keras atau besar

3. Hotdog dan sosis

bayi

Daging ikan dengan tulang ikan

Potongan keju

Produk grain:

1. Cookie atau granola bar

Kentang, keripik jagung, pretzel, dan potongan makanan ringan lainnya

2. Kerupuk atau roti dengan biji, potongan kacang dan biji gandum utuh

3. Potongan beras atau biji-bijian lainnya

Makanan manis:

1. Permen keras, jeli, karamel, permen karet, permen lolipop atau permen bergetah

2. Mengunyah permen karet marsmalow agar-agar

Makanan yang tidak boleh dikonsumsi balita mulai usia 12-24 bulan :

Sayur-sayuran:

1. Sepotong wortel

2. Anggur atau tomat ceri

3. Potongan besar buah dan sayuran

Protein:

1.Kacang utuh

2.Daging yang sulit dicerna

3. Hotdog dan sosis bulat

4. Potongan selai kacang

suapi bayi

Produk Grain:

1. Jagung popcorn

2. Keripik

Makanan Manis:

1. Mengunyah permen karet

2. Permen keras seperti permen lolipop agar-agar

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini