Beredar Luas di Masyarakat, Ini Mitos Seputar HIV/AIDS yang Paling Ditakuti

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 29 481 2136222 beredar-luas-di-masyarakat-ini-mitos-seputar-hiv-aids-yang-paling-ditakuti-ZDapej4FKH.jpg Mitos seputar HIV (Foto: Dailymail)

3. Bisa sembuh dengan berhubungan intim dengan perawan atau perjaka

Tidak ada cerita orang dengan HIV tiba-tiba sembuh hanya karena berhubungan seks dengan perawan atau perjaka. Sebab hal ini memang tidak menyembuhkan HIV, justru berhubungan seksual apakah dengan perawan atau non-perawan adalah cara utama dalam penyebaran HIV. Hal ini hanya akan menularkan virus ke perawan yang mungkin atau mungkin tidak HIV negatif.

 Ilustrasi HIV

4. Jika diri dan pasangan positif HIV, maka tidak bisa punya anak

Ini bisa dibilang keliru, sebab Pperempuan yang terinfeksi HIV bisa kok tetap subur dan memiliki anak. Jika ibu dan bayinya menggunakan obat yang benar, mungkin saja bagi perempuan yang positif HIV-positif untuk memiliki bayi yang negatif HIV. Sedangkan, dengan tanpa menggunakan obat-obatan, disebutkan ada kemungkinan sekitar 30persen perempuan yang terinfeksi HIV akan menularkan virus ke bayi mereka. Baik itu ketika di dalam rahim, selama kelahiran atau saat menyusui. Tetapi jika ibu dan bayinya, atau bahkan hanya salah satu dari mereka, menggunakan ARV jangka pendek, kebanyakan nevirapine dan AZT, maka tingkat penularan bisa berkurang secara signifikan.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini