nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kunjungi Mandalika dan Labuan Bajo, Menparekraf Wishnutama Ingin Kembangkan Ecotourism

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 17:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 30 406 2136402 kunjungi-mandalika-dan-labuan-bajo-menparekraf-wishnutama-ingin-kembangkan-ecotourism-jgxmy03OPX.JPG Menparekraf Wishnutama (Foto : Kemenparekraf)

Menparekraf Wishnutama Kusubandio dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo meninjau pengembangan destinasi super prioritas yaitu Mandalika di Nusa Tenggara Barat dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur. Kunjungan kerja ke dua destinasi super prioritas itu berlangsung pada 27-29 November 2019.

Tujuan dari kunker Menparekraf Wishnutama sendiri untuk memastikan kesiapan pengembangan yang sedang difokuskan pemerintah dalam memperluas dampak ekonomi pariwisata.

Saat mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Rabu (27/11/2019), Wishnutama melihat langsung perkembangan pembangunan KEK Pariwisata, infrastruktur pendukung, dan street circuit di Mandalika yang akan dipersiapkan sebagai lokasi MotoGP pada 2021.

“MotoGp tentunya akan jadi salah satu event internasional terbaik yang pernah ada. Untuk itu, masyarakat sekitar juga harus bisa merasakan dampak dari event tersebut,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone.

Menparekraf Wishnutama

Selain itu, ia juga berharap kawasan Mandalika bukan hanya sekadar menjadi destinasi wisata baru, tapi akan menjadi ruang ekosistem untuk tumbuh, hidup, dan berkembangnya industri kreatif.

“Bagi kami, Mandalika akan membawa dampak terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif, dan yang paling utama adalah membawa manfaat nyata untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” kata Wishnutama.

Setelah dari Mandalika, Menparekraf beserta rombongan bertolak ke Labuan Bajo, juga untuk melihat pengembangan infrastruktur dan menggali potensi-potensi serta pemanfaatan Sumber Daya Manusia lokal, agar masing-masing tempat mempunyai keunikan dan diferensiasi tersendiri.

Menparekraf Wishnutama

“Ini sejalan dengan tren pariwisata masa depan, yakni ecotourism yang kian diminati wisatawan, ‘from quantity tourism to quality tourism’. Bagaimana soal infrastruktur, sampah, air, ‘carrying capacity’ dan pemanfaatan SDM lokal, harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Menparekraf Wishnutama juga sempat menjajal trekking ke Pulau Padar, melihat satwa komodo (Varanus komodoensis) di habitatnya yaitu Pulau Rinca dan Pulau Komodo.

Menparekraf Wishnutama

“Komodo itu memang jadi daya tarik kuat bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk datang. Namun kita harus mengemas dan mengatur arus wisatawan yang datang agar ekosistem Komodo tetap terjaga,” papar Wishnutama.

Ia juga ingin suatu saat nanti para pengrajin dan penjual suvenir dapat dilatih untuk membuat diversifikasi produk-produk kerajinan agar lebih unik, variatif, dan diminati wisatawan.

Menparekraf Wishnutama

“Kami berharap masyarakat setempat terlibat dan menerima dampak positif dari pembangunan, sehingga perekonomian masyarakat akan semakin membaik karena pariwisata dan industri kreatifnya,” tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini