Kisah Inspiratif Aditya, Wonderkid Persib U-17 yang Harus Relakan Kakinya Diamputasi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 30 612 2136418 kisah-inspiratif-aditya-wonderkid-persib-u-17-yang-harus-relakan-kakinya-diamputasi-kN3RnFm6EQ.jpg Kisah inspiratif Aditya Permana (Foto : @adityarms/Instagram)

Kisah inspiratif baru saja dibagikan oleh mantan pemain Persib U17, Aditya Permana. Melalui unggahan di akun Twitter pribadinya, ia menceritakan secara gamblang kronologi yang membuat kaki kanannya harus diamputasi.

Kisah insiden tersebut bermula saat Aditya tengah membela kampusnya dalam laga uji coba pada 2017 silam. Ia mengalami cedera patah tulang setelah berbenturan keras dengan kiper lawan.

"Insidennya di kampus, di lapangan bola. Baru main 11 menit, kena benturan sama kiper lawan. Saya mengalami cedera patah tulang. Tapi saya kan enggak tahu apa-apa. Jadi cuman bisa minta saran pengobatan yang bagus ke teman-teman," ungkap Aditya saat dihubungi Okezone via sambungan telefon, Sabtu (30/9/2019).

Aditya Permana

(Foto : @adityarms/Instagram)

Alih-alih dilarikan ke rumah sakit, teman-teman Aditya justru memboyongnya ke salah satu pengobatan alternatif yang ia sebut dengan istilah "ahli patah tulang". Di tempat itu, ia sempat diobati dengan cara dipijat-pijat oleh sang ahli.

Namun ada perasaan curiga ketika Aditya diperbolehkan pulang ke rumah. Padahal, cedera yang dialaminya kala itu sangat parah.

"Harusnya kalau emang benar patah tulang langsung dirawat di situ. Tapi saya langsung disuruh pulang. Di perjalanan kaki saya ke goyang-goyang lagi. Dari situ tulang-tulang yang patah ternyata merusak jaringan-jaringan di kaki saya," kata Aditya.

Aditya Permana

(Foto : @adityarms/Instagram)

Benar saja, kaki Aditya tidak kunjung sembuh meski ia telah meminum berbagai obat-obatan hingga jamu yang dianjurkan oleh keluarga dan sang ahli tulang.

"Saya dibawa lagi ke rumah sakit Halmahera Siaga, dan dokter bilang saya harus dioperasi dua kali kalau mau sembuh. Dan biaya operasinya sangat mahal kurang lebih Rp80 juta. Keluarga saya tidak sanggup, akhirnya saya di bawa pulang dan kembali menjalani pengobatan alternatif di Cimande," ungkap pria yang sangat mengidolakan Lionel Messi tersebut.

Di tempat ini, Aditya ditangani oleh seorang ahli pengobatan alternatif hasil rekomendasi ayah kandungnya sendiri. Namun sayang, cedera yang ia alami justru semakin bertambah parah.

"Hari pertama di sana langsung diobatin. Tapi keesokan harinya, tiba-tiba kaki saya hancur. Dagingnya jadi kayak bubur, ngelupas dari tulang. Jadi hanya tersisa tulang saja di area betis sampai mata kaki," ujar Aditya.

"Saya ingat betul dikasih obat-obatan tradisional, kata pak hajinya hanya biar bisa tumbuh lagi. Tapi malah semakin memburuk," tambahnya.

Aditya Permana

(Foto : @adityarms/Instagram)

Ia pun kembali diboyong ke rumah sakit Hasan Sadikin. Namun setelah diperiksa, tulang di kaki kanannya sudah tidak aktif lagi, sehingga pihak dokter tidak berani melakukan tindakan selain amputasi.

"Jalan terakhir harus diamputasi, dari situ saya belum siap. Pulang dulu ke rumah. Ngehabisin waktu sekitar setahun. Selama itu pula saya hanya rebahan di kamar sembari meminta petunjuk kepada Allah SWT. Saya sampai salat istikharah, dari situ hati kecil saya seolah setuju kaki saya harus diamputasi," bebernya.

Pada April 2019, Aditya memutuskan untuk mengamputasi kaki kanannya. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dari teman-teman dan juga keluarga.

"Kalau dibilang sedih, sedih banget dan paling sedih pas mikir gimana sama hobi main bola saya nanti. Saya dari kecil memang suka bola dan sering main di kampung. Bahkan kelas 3 SMP saya bersikeras ingin masuk sekolah bola," kenang Aditya.

Namun berkat kerja keras dan tekad yang kuat, sekarang Aditya bergabung dengan Indonesia Amputee Football (INAF). Februari nanti ia akan berangkat ke Malaysia untuk mewakili Indonesia di ajang Asia Amputee Football Championship 2020.

Aditya Permana

(Foto : @adityarms/Instagram)

"Inti dari cerita saya sih, mau kasih sedikit pesan buat semangat terus karena sebenarnya gimanapun kondisi kita kalau masih ada usaha buat bergerak maju, tetep yakin dan terus berdoa yang terbaik. Pasti ada aja jalannya. Karena itu yang saya lakuin terus sih sekarang," tutur Aditya.

"Saya juga mau kasih satu quotes favorit saya 'Dia yang di atas sana tidak akan meninggalkan, percayalah jika kita sudah angkat tangan, Dia pasti akan turun tangan, dan kebahagiaan pasti akan menjelang'. Semangat untuk #GerakTakTerbatas terus ya, kawan!," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini